VAR Dipermasalahkan, Inter Milan Langsung Ajukan Protes usai Dikalahkan Napoli 1-3 Lewat Penalti Kontroversial
- REUTERS/Matteo Ciambelli
Jakarta, tvOnenews.com - Inter Milan langsung mengajukan protes setelah kekalahan dari Napoli. Mereka mempermasalahkan VAR seiring dengan keputusan kontroversial soal penalti.
I Nerazzurri bertandang ke Stadio Diego Armando Maradona pada Minggu (26/10/2025) dini hari tadi WIB. Tim asuhan Cristian Chivu tersebut melawat ke modal tujuh kemenangan beruntun di semua ajang.
Namun demikian, Partenopei sukses memberikan mimpi buruk pada menit ke-33. Kevin De Bruyne menyelesaikan peluang dari titik putih.
Momen ini berlangsung lama karena pelanggaran yang dialami oleh Giovanni Di Lorenzo terlihat meragukan. Namun, setelah dipantau ulang melalui VAR, wasit Maurizio Mariani memutuskan untuk memberikan penalti kepada tuan rumah.

- REUTERS/Matteo Ciambelli
De Bruyne mengalami cedera setelah mengeksekusi penalti, dan pelatih Antonio Conte menggantinya dengan Mathias Olivera. Namun, skor 1-0 tetap bertahan hingga jeda turun minum.
Setelah istirahat, Napoli berhasil menggandakan skor pada menit ke-54. Leonardo Spinazzola mengirim umpan jauh ke depan dan diterima Scott McTominay.
Meski sendirian, McTominay berhasil menyelesaikan peluang dengan tembakan apiknya. Skor 2-0 untuk Napoli.
Hanya empat menit kemudian, Inter akhirnya mencetak gol pertamanya. Wasit memutuskan untuk memberikan penalti setelah handball yang dilakukan oleh Alessanndro Buongiorno.
Hakan Calhanoglu maju sebagai eksekutor dan sukses menyelesaikan tugasnya. Namun skor 2-1 tidak bertahan lama.
Napoli kembali mencetak gol pada menit ke-66. Kali ini, Andre-Frank Zambo Anguissa sukses memaksimalkan bola dari David Neres.
Terlepas dari dua goll yang dilesakkan oleh McTominay dan Anguissa yang menentukan kemenangan, pihak Inter memprotes gol penalti De Bruyne yang membuka skor. Presiden Giuseppe Marotta memprotesnya setelah laga melalui DAZN Italia.
“Kehadiran saya hanya untuk membuat kontribusi yang saya harap bisa berikan untuk pergerakan sepak bola dan saya juga ingin memahami,” kata Marotta kepada DAZN Italia.
Menurutnya, gol pembuka Napoli telah memengaruhi hasil akhir pertandingan. Padahal, pada awalnya wasit mengabaikannya.

- Inter.it
“Meskipun Napoli akhirnya meraih kemenangan dengan sah, utamanya pada 20 menit terakhir, keputusan menentukan penalti di akhir laga mengubah keseimbangan permainan. Itu datang dari evaluasi asisten wasit. Itu jelas bahwa wasit berada dalam posisi sempurna untuk mengevaluasi, dia melihatnya dan kemudian berbalik, kemudian meniup peluit delapan detik kemudian,” tambahnya.
“Saya pikir ini adalah situasi ideal untuk diintervensi VAR, melihat bahwa wasit awalnya mengevaluasi dan mengabaikan situasi. Tangkapan kamera akan membolehkan wasit untuk melihatnya lagi dan membuat keputusannya sendiri,” tandasnya.
Marotta menyinggung pernyataan pengamat wasit Luca Marelli dan banyak jurnalis yang menganggapnya bukan penalti. Dia pun menyebut bahwa penunjukan Mariani menjadi hal yang perlu dievaluasi oleh penunjuk wasit Gianluca Rocchi.
“Kemenangan Napoli ditimbulkan oleh insiden ini, kemudian tentunya mereka menang 3-1 pada akhirnya, namun jika kami melihat kepada dinamika di belakang penalti, itu adalah sesuatu yang harus dievaluasi oleh Rocchi lebih dari sekali, mengatakan tidak boleh lagi ada penalti yang meragukan. Banyak jurnalis dan pengamat wasit Luca Marelli mengatakan bahwa ini bukan penalti,” tambahnya.
“Kami harus memahami apa yang penalti dan yang bukan. Saya bukan seseorang yang suka membahas wasit, dan jika dia melihat insidennya dan mengabaikannya, kemudian mendengarkan asisten manajer dalam posisi yang lebih buruk, dia membiarkan dirinya terpengaruh terlalu mudah,” tukasnya.

- REUTERS/Matteo Ciambelli
Marotta mengatakan bahwa itu bukan berarti Napoli tak layak menang. Hanya saja, dia memprotes penalti yang diberikan di awal laga.
“Saya berada di ruang ganti saat jeda dan jelas bahwa penalti itu memberikan dampak kuat kepada mood tim. Saya tidak bilang Napoli tak berhak menang, namun kami di sini untuk memprotes bagaimana penalti diberikan,” tandasnya. (rda)
Load more