Terancam Absen di Liga Champions, Igor Tudor Bicara Jujur soal Alasan Juventus Dipermalukan Parma: Semuanya Kurang
- REUTERS/Massimo Pinca
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Juventus, Igor Tudor, mengatakan bahwa timnya kekurangan dalam banyak hal setelah dipermalukan Parma dengan skor 0-1.
Pada Rabu (23/4/2025) malam WIB, Bianconeri melawat ke Ennio Tardini untuk menghadapi Parma, dalam laga yang seharusnya dimainkan dua hari sebelumnya.
- x.com/juventusfc
Duel ini gagal dilaksanakan sesuai jadwal aslinya, seiring dengan penundaan laga-laga Liga Italia setelah Paus Fransiskus meninggal dunia.
Juventus perlu menang karena posisi keempat direbut Bologna yang meraih kemenangan tipis 1-0 atas Inter Milan berkat gol telat Riccardo Orsolini.
Namun, Bianconeri kesulitan untuk menghadapi lini pertahanan Parma, yang bertahan total setelah unggul sejak akhir babak pertama melalui tandukan Mateo Pellegrino.
Si Nyonya Tua bahkan baru bisa melepaskan tembakan tepat sasaran pertamanya pada menit ke-60 melalui Randal Kolo Muani.
- ANTARA
Ini menjadi kekalahan pertama Juventus bersama Igor Tudor, yang ditunjuk menggantikan Thiago Motta pada bulan Maret lalu.
Setelah laga, Tudor mengakui bahwa laga ini berjalan dengan sangat sulit selagi mengatakan bahwa Juve kekurangan dalam banyak hal.
“Kami kekurangan sedikit dalam segalanya. Kami terus berusaha di babak kedua, namun kami tidak cukup berbahaya,” kata Tudor kepada DAZN.
“Kami kebobolan dari sebuah umpan berjarak 40 meter. Kami kecewa, namun kami menatap ke depan,” sambungnya.
- REUTERS/Guglielmo Mangiapane
Sang pelatih asal Kroasia tak mau tertunduk dengan adanya lima laga tersisa di musim ini, diawali dengan menghadapi Monza pada hari Minggu (27/4/2025).
“Masih ada lima laga yang tersisa dan banyak poin yang dipertaruhkan. Kami sudah akan bermain dalam empat hari,” tambahnya.
Dari lima laga tersebut, ada dua laga kontra tim yang merupakan rival dalam perebutan tiket ke Liga Champions alias posisi empat besar di Serie A.
Dua laga itu melawan Bologna dan Lazio. Sayangnya, Juve harus melakoni kedua laga itu secara tandang, yang tentu tidak menguntungkan. (rda)
Load more