News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Terima Dikalahkan Inter Milan di Liga Champions, Pelatih Bayern Munich Cari Alasan: Hasilnya Tidak Benar

Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany, mengklaim bahwa hasil pertandingan melawan Inter Milan di leg pertama perempat final Liga Champions 2024-2025 tidaklah benar.
Rabu, 9 April 2025 - 17:54 WIB
Pelatih Bayern Munich Vincent Kompany
Sumber :
  • UEFA Official

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany, mengklaim bahwa hasil pertandingan melawan Inter Milan di leg pertama perempat final Liga Champions 2024-2025 tidaklah benar.

Die Bavaria menjamu Nerazzurri di Allianz Arena pada Rabu (9/4/2025) dini hari tadi WIB, dan sudah tertinggal sejak menit ke-38 akibat gol Lautaro Martinez.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Thomas Muller sukses menyamakan skor pada menit ke-85, namun Inter berhasil mengembalikan keunggulannya hanya tiga menit kemudian.

Penyerang Inter Milan Lautaro Martinez mencetak gol ke gawan Bayern Munich
Penyerang Inter Milan Lautaro Martinez mencetak gol ke gawan Bayern Munich
Sumber :
  • Instagram resmi Inter Milan/@inter

 

Kemenangan 2-1 dalam laga tandang pada leg pertama akan sangat menguntungkan bagi tim asuhan Simone Inzaghi yang akan bermain di kandang pada laga penentu nantinya.

Hasil ini tentunya tidak diharapkan oleh Bayern selaku tuan rumah, dan pelatih Vincent Kompany mengutarakan rasa frustrasinya seusai laga.

Menurut pelatih asal Belgia itu, Die Bavaria mengawali laga dengan baik, namun sayang tidak bisa memaksimalkan peluang yang ada.

“Kami mengawali laga dengan baik, kami mendominasi permainan pada 30 menit pertama dan bisa mencetak satu atau dua gol, mungkin lebih,” kata Kompany dalam konferensi pers seusai laga, dikutip dari Football-Italia.

Thomas Muller
Thomas Muller
Sumber :
  • ANTARA/AFP/ODD ANDERSEN

 

“Kemudian, di babak kedua, kami dominan, menciptakan peluang, namun pada akhirnya, kami tahu bahwa Thomas selalu memainkan peranan penting,” tambahnya.

Muller baru bermain di babak kedua, tepatnya pada menit ke-74 untuk menggantikan Leroy Sane, dan Kompany mengindikasikan bahwa ini adalah keputusan terbaik untuk tim.

“Ketika dia turun, dia mencetak gol penyeimbang. Kami mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk laga ini, dan setiap keputusan diambil berdasarkan alasan teknis,” kata Kompany.

Eks bek tengah Manchester City tersebut mengakui bahwa Inter adalah tim yang sangat kuat, namun menurutnya hasilnya tidaklah benar.

Pemain Bayern Munich, Jamal Musiala
Pemain Bayern Munich, Jamal Musiala
Sumber :
  • fcbayern.com

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Inter sangatlah kuat pada hari ini, namun kami kehilangan [Jamal] Musiala, dengan [Raphael] Guerreiro di posisinya, kami ingin menemukan keseimbangan yang tepat,” tandas Kompany.

“Kami memerlukan setiap pemain untuk meraih tujuan kami, dan saya pikir Guerreiro melaksanakan tugasnya dengan baik pada hari ini, seperti Muller. Banyak pemain tampil baik, namun hasilnya tidaklah benar,” tukasnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT