News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sosok Penyebab Timnas Indonesia Gagal Tampil di Olimpiade Paris 2024 Kembali Jadi Buah Bibir, Juventus Kini Jadi 'Korban'

Francois Letexier, sosok yang menyebabkan Timnas Indonesia gagal tampil di Olimpiade Paris 2024 kembali menjadi buah bibir setelah laga yang dimainkan Juventus.
Kamis, 3 Oktober 2024 - 07:24 WIB
Francois Letexier, wasit yang menyebabkan Timnas Indonesia gagal tampil di Olimpiade Paris 2024
Sumber :
  • Ligue 1

Jakarta, tvOnenews.com - Francois Letexier, sosok yang menyebabkan Timnas Indonesia gagal tampil di Olimpiade Paris 2024 kembali menjadi buah bibir.

Pada Mei 2024 lalu, Timnas Indonesia U-23 sedang berupaya menuju ke putaran final Olimpiade Paris 2024 setelah tampil apik di Piala Asia U-23 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Skuad asuhan Shin Tae-yong itu berhasil menembus empat besar di Piala Asia U-23 2024, hanya selangkah lagi menuju ke Olimpiade Paris 2024.

Timnas Indonesia U-23 vs Guinea
Timnas Indonesia U-23 vs Guinea
Sumber :
  • PSSI

 

Namun sayang, Garuda Muda gagal lolos ke putaran final setelah tiga kali kalah dari Uzbekistan, Irak, dan Guinea.

Timnas Indonesia U-23 finis keempat setelah kalah 1-2 dari Irak di perebutan tempat ketiga Piala Asia U-23 2024, sehingga harus melalui laga playoff interkontinental kontra Guinea.

Dalam laga kontra Guinea, Garuda Muda menderita kekalahan lagi dengan skor 0-1 di Paris, namun diiringi dengan sejumlah keputusan yang merugikan.

Francois Letexier, wasit yang memimpin laga itu, membuat sejumlah keputusan yang patut dipertanyakan karena memberikan penalti kepada Guinea yang menjadi penentu kemenangan mereka.

Gelandang Indonesia Witan Sulaeman
Gelandang Indonesia Witan Sulaeman
Sumber :
  • ANTARA/AFP/MIGUEL MEDINA

 

Pelanggaran Witan Sulaeman terlihat terjadi di luar kotak penalti, namun Letexier tetap memberikan penalti yang sukses dieksekusi oleh Ilaix Moriba.

Tak hanya itu, Letexier juga memberikan penalti kedua kepada Guinea karena menganggap Alfeandra Dewangga melakukan pelanggaran.

Padahal, Dewangga melakukan tekel yang bersih jika dilihat dari tayangan ulang karena mendapatkan bola.

Shin Tae-yong pun memprotesnya hingga mendapatkan kartu merah dari Letexier akibat aksinya tersebut.

Shin Tae-yong dikartu merah Francois Letexier
Shin Tae-yong dikartu merah Francois Letexier
Sumber :
  • Tangkapan Layar FIFA+

 

Algassime Bah gagal mengeksekusi penalti, dengan tembakannya menghantam tiang gawang. Namun, Timnas Indonesia U-23 tetap tidak mampu menyamakan kedudukan dan gagal ke Olimpiade Paris 2024 karena kalah 0-1.

Kini, pada bulan Oktober 2024, hampir lima bulan setelah kejadian tersebut, Letexier kembali menjadi perbincangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wasit asal Prancis itu memimpin laga Liga Champions antara RB Leipzig dan Juventus di Red Bull Arena, Kamis (3/10/2024) dini hari WIB.

Laga itu berhasil dimenangkan oleh Juventus dengan skor 3-2, namun Bianconeri perlu berjuang keras untuk itu.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT