News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Serupa Hercules, Bintang Inter Milan Ini Sempat Menjadi Preman di Brasil hingga Terlibat Penembakan

Banyak pesepak bola hebat terjerumus ke dunia hitam hingga menjadi preman atau gangster seperti Hercules.
Selasa, 27 Februari 2024 - 15:10 WIB
Adriano dan Hercules
Sumber :
  • Inter.it dan tvOnenews.com - Julio Tri Saputra.

tvOnenews.com - Banyak pesepak bola hebat terjerumus ke dunia hitam hingga menjadi preman atau gangster seperti Hercules.

Memiliki nama asli Rosario de Marshall, Hercules sempat sangat ditakuti dan disegani sebagai jawara di Tanah Abang hingga tahun 1996.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, setelah bertahun-tahun ditakuti lawannya, Hercules memutuskan untuk meninggalkan dunia hitam dan memilih memperdalam ilmu agama.

Sama seperti kisah Hercules yang pernah menjadi preman hingga ditakuti lawan-lawannya, pemain asal Brasil, Adriano pernah punya kisah kelam.

tvonenews

Adriano merupakan pemain yang sempat digadang-gadang akan menyamai bahkan melebihi seniornya di Brasil seperti Pele dan Ronaldo.

Kemampuannya dalam melakukan dribble, menembak, hingga mengecoh lawan ditunjang dengan fisiknya yang kuat.

Mengawali karier di Liga Brasil bersama Flamengo pada tahun 2000, namanya langsung menarik perhatian raksasa Italia, Inter Milan.

Biaya transfer sebesar 13 juta euro atau Rp214 miliar langsung digelontorkan Inter demi meminang Adriano pada musim panas 2001.

Namun, awal kariernya di Eropa tidak begitu mulus karena dia hanya mampu mencetak satu gol dari 17 pertandingan.

Demi meningkatkan kemampuan, manajemen Inter memutuskan untuk meminjamkannya ke Fiorentina.

Peminjaman itu berjalan cukup sukses karena Adriano tampil impresif dengan mencetak enam gol dari 17 laga.

Satu musim bermain di Fiorentina, Inter memutuskan untuk meminjamkan kembali Adriano pada 2002 ke AC Parma.

Kemampuannya pun mulai meningkat hingga mampu mencatatkan 23 gol dari 37 penampilan bersama tim berjuluk I Gialloblu itu.

Adriano akhirnya kembali ke Inter pada musim panas 2004 dan menjadi salah satu striker buas di Liga Italia.

Kariernya semakin cemerlang hingga mampu menciptakan 28 gol dari 42 pertandingan untuk Inter pada musim 2004/2025.

Menyambut musim 2005/2006, banyak pihak memprediksi Adriano akan semakin tajam bersama Inter.

Namun, semuanya berubah ketika Adriano mendapat berita buruk yang secara tidak langsung mengubah kariernya.

Pada pertengahan musim 2005/2006, Adriano mendapat kabar bahwa sang ayah meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi ini membuat mental Adriano terpuruk dan seperti kehilangan hasrat untuk bermain sepak bola.

Dia merasa sangat depresi ketika itu hingga akhirnya banyak kecanduan alkohol hingga kehidupan malam.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT