Bikin Manchester United dan City Gigit Jari, Liverpool Kini Pimpin Perburuan Denzel Dumfries dari Inter Milan
- REUTERS/Claudia Greco
Jakarta, tvOnenews.com – Liverpool mulai bergerak agresif untuk memperkuat lini pertahanan jelang bursa transfer musim panas. Fokus utama kini diarahkan ke sektor bek kanan yang dinilai belum sepenuhnya solid.
Perombakan di lini belakang memang menjadi kebutuhan mendesak. Kepergian Trent Alexander-Arnold ke Real Madrid meninggalkan celah besar yang belum tertutupi secara maksimal.
Di sisi lain, usia Andy Robertson yang kini menginjak 32 tahun juga menjadi perhatian serius. Performa bek kiri asal Skotlandia itu dinilai mulai menurun seiring bertambahnya usia dan tingginya intensitas permainan.
Liverpool sebenarnya telah mendatangkan Jeremie Frimpong dan Milos Kerkez pada musim lalu. Namun, kontribusi keduanya belum sepenuhnya mampu menjawab ekspektasi publik Anfield.
Kritik pun datang dari berbagai pihak, termasuk mantan gelandang Liverpool, Danny Murphy. Ia menilai sektor bek sayap masih menjadi titik lemah yang perlu segera dibenahi.
Situasi kian rumit ketika Frimpong kerap dibekap cedera. Kondisi tersebut memaksa Dominik Szoboszlai beberapa kali dimainkan di posisi bek kanan.
Meski tampil cukup impresif dengan kontribusi gol dan assist, Szoboszlai sejatinya bukan bek kanan murni. Liverpool pun berencana mengembalikannya ke posisi ideal di lini tengah.
Dalam situasi tersebut, nama Denzel Dumfries muncul sebagai solusi potensial. Bek kanan Inter Milan itu dinilai memiliki karakter permainan yang sesuai dengan kebutuhan tim.
Menurut laporan TEAMtalk, Liverpool kini berada di posisi terdepan untuk mendapatkan tanda tangan Dumfries. Pemain asal Belanda itu memiliki klausul rilis sekitar 22 juta poundsterling.
Nilai tersebut tergolong relatif murah untuk pemain dengan pengalaman di level tertinggi. Kondisi ini menempatkan Liverpool dalam posisi yang cukup menguntungkan dibanding para pesaingnya.
Manchester United dan Manchester City memang turut memantau situasi sang pemain. Namun, Liverpool disebut lebih serius dan konkret dalam upaya mendatangkannya.
Dumfries bukan sosok asing di panggung besar Eropa. Ia tampil gemilang saat menghadapi Barcelona di semifinal Liga Champions musim lalu.
Dalam dua leg pertandingan tersebut, ia terlibat dalam lima gol. Performa itu menjadi bukti kualitasnya sebagai bek kanan modern yang agresif dan produktif.
Selama membela Inter Milan, Dumfries juga konsisten memberikan kontribusi di lini serang. Ia mencatatkan puluhan gol dan assist dari hampir 200 penampilan di berbagai kompetisi.
Kemampuan tersebut menjadi nilai tambah yang sulit diabaikan. Liverpool membutuhkan pemain yang tidak hanya kuat dalam bertahan, tetapi juga aktif membantu serangan.
Di sisi lain, performa Frimpong masih belum stabil. Minimnya kontribusi dalam aspek ofensif menjadi catatan yang perlu segera diperbaiki.
Kehadiran Dumfries berpotensi menghadirkan persaingan sehat di dalam skuad. Hal ini diyakini dapat meningkatkan kualitas permainan tim secara keseluruhan.
Meski usianya telah menginjak 29 tahun, pengalaman Dumfries justru menjadi keunggulan tersendiri. Ia dinilai siap memberikan dampak instan tanpa membutuhkan waktu adaptasi yang panjang.
Dengan harga yang relatif terjangkau dan kualitas yang sudah teruji, transfer ini bisa menjadi langkah cerdas bagi Liverpool. Klub pun kini berada di jalur yang tepat untuk memperkuat fondasi tim menghadapi musim depan.
(sub)
Load more