Sir Jim Ratcliffe Akhirnya Buka Suara Soal Pemecatan Ruben Amorim di MU, Singgung Keputusan Tak Populer
- ANTARA/AFP
Jakarta, tvOnenews.com - Sir Jim Ratcliffe akhirnya memberikan pernyataan publik pertamanya terkait keputusan Manchester United (MU) mengakhiri kerja sama dengan Ruben Amorim. Pengusaha asal Inggris itu menegaskan bahwa sejumlah langkah besar yang diambil klub memang tidak selalu mudah diterima, tetapi diyakini penting demi masa depan tim.
Amorim resmi diberhentikan pada 5 Januari, hanya sehari setelah MU ditahan imbang 1-1 oleh Leeds United. Laga di Elland Road tersebut sekaligus menjadi momen terakhirnya tampil dalam konferensi pers sebagai pelatih Setan Merah.
Dalam sesi media yang berlangsung panas itu, Amorim sempat menyinggung perannya di klub. Ia menegaskan datang ke Old Trafford untuk menjadi sosok yang memiliki kendali penuh atas tim, bukan sekadar pelatih di lapangan.
Situasi internal klub disebut-sebut mulai memanas sebelum keputusan pemecatan diumumkan. Laporan The Telegraph mengungkapkan adanya perdebatan serius dalam rapat manajemen setelah direktur olahraga Jason Wilcox mengajukan kemungkinan perubahan pendekatan taktik.
The Athletic menyebut beberapa petinggi klub juga dilaporkan ikut terlibat dalam proses pengambilan keputusan tersebut. Nama Wilcox dan CEO Omar Berrada muncul sebagai figur yang memiliki pengaruh besar dalam menentukan arah kebijakan klub.
Peran Ratcliffe sendiri sempat menjadi tanda tanya karena sebelumnya ia berjanji tidak akan tergesa-gesa mengevaluasi Amorim. Bahkan, miliarder itu pernah memberi sinyal ingin memberikan waktu hingga tiga tahun agar sang pelatih bisa menunjukkan kapasitasnya.
Namun realitas di lapangan membuat MU kembali mengeluarkan biaya besar untuk pergantian manajer. Daily Mail menyebut Amorim  menerima pesangon sekitar £10 juta, sementara klub sebelumnya juga telah mengeluarkan hampir £8,7 juta saat berpisah dengan Erik ten Hag.
Dalam wawancara terbaru, Ratcliffe menegaskan bahwa perubahan besar memang sering memicu reaksi keras. Meski begitu, ia percaya langkah tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang klub.
"Jika Anda melakukan hal-hal sulit, yang menurut kami harus kami lakukan di Manchester United... kami merasa itu adalah hal yang benar untuk dilakukan," kata Ratcliffe dikutip dari Sky News.
Load more