GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tergelincir ke Papan Bawah, Tottenham Hotspur Resmi Pecat Manajer Thomas Frank Hanya 8 Bulan Menjabat

Tottenham Hotspur resmi memecat Thomas Frank hanya delapan bulan setelah menunjuknya sebagai manajer pada Juni 2025.
Rabu, 11 Februari 2026 - 17:58 WIB
Tottenham Hotspurs Pecat Manajer Thomas Frank
Sumber :
  • Tottenham Hotspur

Jakarta, tvOnenews.com - Tottenham Hotspur akhirnya mengambil keputusan tegas setelah klub tergelincir ke papan bawah Liga Inggris. Klub asal London Utara itu resmi memecat Thomas Frank hanya delapan bulan setelah menunjuknya sebagai manajer pada Juni 2025.

Keputusan ini diumumkan pada Rabu (11/2/2026), menyusul rentetan hasil buruk yang membuat Spurs terperosok ke peringkat ke-16 klasemen sementara Liga Inggris. Kekalahan 1-2 di kandang sendiri dari Newcastle United pada Rabu dini hari WIB menjadi titik akhir kesabaran manajemen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari laman Daily Mail, tekanan terhadap pelatih asal Denmark tersebut sebenarnya sudah terasa dalam beberapa pekan terakhir. Performa inkonsisten membuat Tottenham Hotspur terus melorot di papan klasemen, bahkan hanya terpaut lima poin dari zona degradasi.

Dalam 26 pertandingan liga yang dijalani musim ini, Frank hanya mampu membawa Spurs meraih tujuh kemenangan dan menelan 11 kekalahan. Sejak 28 Desember, Tottenham bahkan tak pernah lagi meraih kemenangan di kompetisi paling bergengsi di dunia ini dengan  mencatat delapan laga tanpa hasil maksimal. Dari enam pertandingan terakhir, mereka hanya mengumpulkan dua poin.

Melalui pernyataan resmi klub, Tottenham mengonfirmasi perubahan di kursi pelatih kepala.

“Klub telah mengambil keputusan untuk melakukan perubahan pada posisi Pelatih Kepala Tim Putra dan Thomas Frank akan meninggalkan klub hari ini,” bunyi pernyataan resmi klub.

Manajemen menegaskan bahwa mereka sebenarnya telah memberikan waktu dan dukungan penuh kepada Frank untuk membangun proyek jangka panjang. Namun, hasil dan performa tim membuat dewan direksi menilai perubahan diperlukan pada tahap musim ini.

“Thomas menunjukkan komitmen penuh selama berada di klub dan telah memberikan segalanya untuk membawa tim ke arah yang lebih baik. Kami berterima kasih atas kontribusinya dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya,” lanjut pernyataan resmi itu.

Selain terseok di liga, Spurs juga tersingkir lebih awal dari dua kompetisi domestik. Mereka kalah dari Aston Villa di putaran ketiga Piala FA dan tersingkir di babak 16 besar Carabao Cup oleh Newcastle. Satu-satunya catatan positif adalah finis di posisi keempat fase liga Liga Champions, namun performa Eropa itu gagal diterjemahkan ke kompetisi domestik.

Kekalahan dari Newcastle menjadi momen yang sangat menyakitkan. Frank dan para pemain disambut cemoohan suporter sendiri, bahkan terdengar nyanyian “sacked in the morning” mengarah kepada sang pelatih.

Menariknya, sehari sebelum pemecatan diumumkan, Frank masih menunjukkan keyakinan penuh terhadap posisinya. Ia bahkan menegaskan 1.000 persen yakin dirinya adalah sosok yang tepat untuk menangani Spurs.

“Saya 1.000 persen yakin. Tapi saya juga tidak pernah membayangkan kami berada di situasi seperti ini dengan 11 atau 12 pemain cedera,” ujar Frank.

Ia menekankan pentingnya ketenangan dan ketahanan mental dalam membangun tim, serta meminta semua pihak—manajemen, pemain, staf, dan suporter—tetap bersatu menghadapi situasi sulit.

Frank juga menyadari bahwa dalam sepak bola, manajer adalah pihak yang paling mudah diganti. Namun ia percaya bahwa pemecatan bukan selalu solusi terbaik berdasarkan berbagai studi yang ada.

Bahkan saat ditanya apakah ia masih akan memimpin tim dalam Derby London Utara melawan Arsenal akhir pekan ini, Frank menjawab penuh keyakinan bahwa dirinya tetap akan berada di pinggir lapangan. Jawaban itu kini menjadi ironi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, wawancara sang manajer dengan media TNT Sports menyedot perhatian publik karena canggungnya Thomas Frank dalam menjawab pertanyaan. 

Jawabannya semakin pendek ketika ditanya soal tekanan, masa depan hingga hubungan pelatih-pemain di ruang ganti yang membuat suporter geram dengan sikapnya. (hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus
Festival Ikan Bandeng Ternyata Punya Makna Filosofis Bagi Orang Betawi, Ini Kata Budayawan

Festival Ikan Bandeng Ternyata Punya Makna Filosofis Bagi Orang Betawi, Ini Kata Budayawan

Budayawan Betawi, Yahya Andi Saputra, mengatakan bahwa Festival Ikan Bandeng memiliki makna filosofis yang kuat bagi masyarakat Betawi.

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Simak prediksi finansial serta tips mengatur pemasukan dan pengeluaran hari ini.
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT