Tergelincir ke Papan Bawah, Tottenham Hotspur Resmi Pecat Manajer Thomas Frank Hanya 8 Bulan Menjabat
- Tottenham Hotspur
Kekalahan dari Newcastle menjadi momen yang sangat menyakitkan. Frank dan para pemain disambut cemoohan suporter sendiri, bahkan terdengar nyanyian “sacked in the morning” mengarah kepada sang pelatih.
Menariknya, sehari sebelum pemecatan diumumkan, Frank masih menunjukkan keyakinan penuh terhadap posisinya. Ia bahkan menegaskan 1.000 persen yakin dirinya adalah sosok yang tepat untuk menangani Spurs.
“Saya 1.000 persen yakin. Tapi saya juga tidak pernah membayangkan kami berada di situasi seperti ini dengan 11 atau 12 pemain cedera,” ujar Frank.
Ia menekankan pentingnya ketenangan dan ketahanan mental dalam membangun tim, serta meminta semua pihak—manajemen, pemain, staf, dan suporter—tetap bersatu menghadapi situasi sulit.
Frank juga menyadari bahwa dalam sepak bola, manajer adalah pihak yang paling mudah diganti. Namun ia percaya bahwa pemecatan bukan selalu solusi terbaik berdasarkan berbagai studi yang ada.
Bahkan saat ditanya apakah ia masih akan memimpin tim dalam Derby London Utara melawan Arsenal akhir pekan ini, Frank menjawab penuh keyakinan bahwa dirinya tetap akan berada di pinggir lapangan. Jawaban itu kini menjadi ironi.
Sebelumnya, wawancara sang manajer dengan media TNT Sports menyedot perhatian publik karena canggungnya Thomas Frank dalam menjawab pertanyaan.
Jawabannya semakin pendek ketika ditanya soal tekanan, masa depan hingga hubungan pelatih-pemain di ruang ganti yang membuat suporter geram dengan sikapnya. (hfp)
Load more