Lulus Tapi Belum Meyakinkan: Debut Tak Terduga Michael Carrick Diuji Blok Rendah Fulham, Bagaimana Masa Depan Setan Merah?
- instagram manutd
tvOnenews.com - Debut Michael Carrick sebagai pelatih interim Manchester United berjalan di luar dugaan banyak pihak. Dua kemenangan beruntun atas Manchester City dan Arsenal membuat publik Old Trafford tiba-tiba berbicara tentang harapan baru.
Namun justru di situlah paradoksnya muncul. Kemenangan atas tim besar dianggap spektakuler, tapi belum tentu mencerminkan stabilitas sesungguhnya.
Kalimat “Fulham adalah ujian sesungguhnya bagi Michael Carrick” pun menggema di hari-hari awal masa tugasnya.
Melansir dari berbagai sumber, bukan karena Fulham lebih kuat dari City atau Arsenal, melainkan karena pendekatan mereka yang kontras.
Blok rendah, disiplin posisi, dan kesabaran menunggu kesalahan lawan menjadi tantangan nyata bagi United yang dituntut dominan tanpa ruang transisi.
Ujian Blok Rendah dan Cara United Merespons
Fulham datang ke Old Trafford dengan rencana jelas: bertahan rapat dan mematikan jalur progresi United.
Pertanyaannya sederhana namun krusial, bagaimana Setan Merah membongkar pertahanan yang tidak memberi ruang di belakang garis lawan.
Jawabannya datang dari bola mati. VAR memang menurunkan keputusan pelanggaran Jorge Cuenca terhadap Matheus Cunha dari penalti menjadi tendangan bebas, namun hasil akhirnya tetap menguntungkan tuan rumah.

- REUTERS/Dylan Martinez
Bruno Fernandes mengirim umpan lambung yang disambut sundulan Casemiro di tiang jauh. Kombinasi Fernandes–Casemiro bukan cerita baru. Sejak musim 2022/2023, keduanya kerap saling melengkapi dalam situasi set piece.
Pemahaman detail dan timing menjadi senjata penting United saat kesulitan menembus blok rendah lewat permainan terbuka.
Gol kedua pun lahir dari kerja sama lini tengah. Casemiro mengirim umpan tanpa melihat ke arah Cunha, yang melepaskan tembakan keras menembus atap gawang Bernd Leno.
Momen ini menegaskan bahwa United tidak hanya mengandalkan crossing, tetapi juga progresi vertikal cepat dari area sentral.
Di bawah Carrick, wajah lini depan United terlihat lebih cair. Penempatan Bryan Mbeumo sebagai penyerang tengah memberi dimensi baru, terutama dalam kombinasi satu-dua sentuhan.
Matheus Cunha, meski tercatat bermain melebar, kerap bergerak ke half-space untuk menciptakan keunggulan jumlah pemain.
Load more