News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Michael Carrick Kembalikan Identitas Manchester United, Menghidupkan Lagi Warisan Sir Alex Ferguson?

Tak ada yang menyebut Michael Carrick sebagai “Sir Alex Ferguson baru”. Namun, langkah awalnya memulihkan satu aturan fundamental era Ferguson menjadi pengakuan 
Kamis, 29 Januari 2026 - 19:25 WIB
Pelatih Interim Manchester United, Michael Carrick
Sumber :
  • REUTERS/Phil Noble

tvOnenews.com - Manchester United perlahan menunjukkan tanda-tanda kembali ke jati dirinya. Dalam waktu singkat, Michael Carrick berhasil menghadirkan sesuatu yang terasa akrab bagi publik Old Trafford: keberanian, ekspresi bebas pemain, dan mental pemenang. 

Dua kemenangan beruntun atas Manchester City dan Arsenal bukan hanya soal tiga poin, tetapi sinyal kuat bahwa ada perubahan filosofi yang nyata di tubuh Setan Merah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Debut manis Carrick sebagai pelatih interim langsung memantik perbandingan dengan era kejayaan masa lalu. 

Tanpa gembar-gembor revolusi taktik, ia justru memilih jalan sederhana namun bermakna: menghidupkan kembali prinsip dasar warisan Sir Alex Ferguson yang sempat ditinggalkan. 

Di sinilah Carrick dinilai berhasil mengembalikan identitas Manchester United, tim yang kuat secara kolektif, namun tetap memberi ruang bagi kejeniusan individu.

Aturan Sir Alex yang Hilang di Era Ruben Amorim

Melansir dari United In Focus, tak ada yang menyebut Michael Carrick sebagai “Sir Alex Ferguson baru”. Namun, langkah awalnya memulihkan satu aturan fundamental era Ferguson menjadi pengakuan tersirat bahwa Manchester United sempat tersesat. 

Mantan manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson
Mantan manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson
Sumber :
  • Wikimedia/Andrea Sartorati

Penunjukan Carrick sendiri dianggap sebagai refleksi bahwa keputusan memutus total tradisi klub saat menunjuk Ruben Amorim sebelumnya tidak berjalan sesuai harapan.

Di bawah Amorim, Manchester United kerap dinilai menjauh dari nilai historis klub. Pendekatannya sangat sistematis dan kaku, bahkan dianggap bertabrakan dengan DNA United yang selama puluhan tahun bertumpu pada kebebasan berekspresi pemain.

Salah satu prinsip utama Sir Alex adalah memberi pemain kepercayaan untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya dalam kerangka tim. Amorim justru menghapus ruang tersebut.

Pemain dinilai semata-mata dari kecocokan dengan sistem, bukan dari potensi mereka sebagai pembeda dalam pertandingan.

Sistem Mengalahkan Kreativitas, Identitas MU Memudar

Obsesi Amorim terhadap formasi membuat karakter pemain terpinggirkan. Bruno Fernandes, yang dikenal paling mematikan ketika bermain dekat kotak penalti lawan, dipaksa turun lebih dalam demi memenuhi kebutuhan taktis. 

Matheus Cunha, pemain dengan naluri menyerang spontan, justru diarahkan bermain kaku sebagai bagian dari skema mekanis.

Pendekatan ini membuat Manchester United kehilangan esensinya. Fans tidak menuntut sepak bola tanpa struktur, tetapi juga tidak ingin melihat kreativitas pemain dimatikan. 

Di era Sir Alex Ferguson, struktur dan kebebasan berjalan beriringan, pemain bertanggung jawab terhadap tim, namun diberi ruang untuk menentukan hasil pertandingan di momen krusial.

Sebaliknya, Amorim cenderung melihat sistem sebagai segalanya. Pemain yang tidak sesuai dianggap masalah, bukan solusi. Akibatnya, United kerap tampil datar, kehilangan momen magis yang selama ini menjadi ciri khas klub.

Bruno Fernandes, Kapten Manchester United
Bruno Fernandes, Kapten Manchester United
Sumber :
  • instagram Bruno Fernandes

Carrick Menemukan Keseimbangan yang Lama Hilang

Perubahan terasa cepat begitu Carrick mengambil alih. Bukan sekadar soal atmosfer positif, melainkan keseimbangan nyata antara disiplin dan kebebasan bermain. Carrick tidak menabrak struktur, tetapi juga tidak menjadikannya penjara bagi pemain.

Dalam dua laga awal melawan Manchester City dan Arsenal, Manchester United tampil lebih cair. Pemain terlihat lebih berani mengambil keputusan, lebih percaya diri mengeksekusi ide, dan lebih hidup saat menyerang. 

Gol-gol yang tercipta bukan hasil kebetulan, melainkan konsekuensi dari pemain yang dilepas dari belenggu sistem terlalu ketat.

Carrick memahami bahwa sepak bola Manchester United selalu bertumpu pada kualitas individu yang bekerja untuk kepentingan kolektif. 

Ia tidak ekstrem seperti Amorim, namun juga tidak membiarkan permainan berjalan tanpa kendali. Titik tengah inilah yang selama ini hilang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Memang, dua pertandingan belum cukup untuk membuat kesimpulan besar. Namun setidaknya, Michael Carrick telah mengembalikan sesuatu yang sangat dirindukan: identitas Manchester United. 

Dengan menghidupkan kembali aturan pertama Sir Alex Ferguson, percaya pada pemain tanpa melupakan tim—Setan Merah kembali tampak seperti dirinya sendiri. (udn)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tambang Emas Martabe Beralih ke Perminas, Danantara Siapkan Langkah Besar

Tambang Emas Martabe Beralih ke Perminas, Danantara Siapkan Langkah Besar

Pemerintah mulai membuka arah pengelolaan sumber daya strategis nasional menyusul pencabutan izin 28 perusahaan pascabencana di Sumatera.
Usut Dugaan Praktik Kecurangan Gagal Bayar PT DSI, Dittipideksus Bareskrim Polri Periksa 46 Saksi

Usut Dugaan Praktik Kecurangan Gagal Bayar PT DSI, Dittipideksus Bareskrim Polri Periksa 46 Saksi

Tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri memeriksa sejumlah saksi untuk mengusut kasus dugaan praktik kecurangan kasus gagal bayar PT Dana Syariah Indonesia (DSI). Sebelumnya sebanyak 28 saksi telah dilakukan pemeriksaan, kini bertambah menjadi 46 saksi.
Valentino Rossi Jajal Sirkuit Mandalika, Legenda MotoGP Akui Terpukau dengan Trek Kebanggaan Indonesia

Valentino Rossi Jajal Sirkuit Mandalika, Legenda MotoGP Akui Terpukau dengan Trek Kebanggaan Indonesia

Legenda MotoGP Valentino Rossi menjajal Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, dalam rangkaian kegiatan Pertamina Enduro VR46 Riders Academy yang berlangsung pada 29 Januari 2026.
Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Inter Milan mulai menatap masa depan lini tengah mereka dengan lebih serius, dan nama Aleksandar Stankovic kembali mengemuka dalam perencanaan klub.
Sempat Dibuat Kesulitan Kirgistan, Hector Souto Bongkar Kunci Kebangkitan Timnas Futsal Indonesia

Sempat Dibuat Kesulitan Kirgistan, Hector Souto Bongkar Kunci Kebangkitan Timnas Futsal Indonesia

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, membeberkan kunci kebangkitan skuad Garuda saat menghadapi Kirgistan pada laga kedua Grup A Piala Asia Futsal 2026.
BI Tegaskan Rupiah Perlahan Stabil dan Inflasi Rendah

BI Tegaskan Rupiah Perlahan Stabil dan Inflasi Rendah

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menegaskan ruang penurunan suku bunga acuan atau BI 7 Days Reverse Repo Rate masih terbuka lebar seiring inflasi yang tetap terjaga dan nilai tukar rupiah yang mulai menunjukkan penguatan.
background

Pekan ke-19

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Valentino Rossi Jajal Sirkuit Mandalika, Legenda MotoGP Akui Terpukau dengan Trek Kebanggaan Indonesia

Valentino Rossi Jajal Sirkuit Mandalika, Legenda MotoGP Akui Terpukau dengan Trek Kebanggaan Indonesia

Legenda MotoGP Valentino Rossi menjajal Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, dalam rangkaian kegiatan Pertamina Enduro VR46 Riders Academy yang berlangsung pada 29 Januari 2026.
BI Tegaskan Rupiah Perlahan Stabil dan Inflasi Rendah

BI Tegaskan Rupiah Perlahan Stabil dan Inflasi Rendah

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menegaskan ruang penurunan suku bunga acuan atau BI 7 Days Reverse Repo Rate masih terbuka lebar seiring inflasi yang tetap terjaga dan nilai tukar rupiah yang mulai menunjukkan penguatan.
Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Inter Milan mulai menatap masa depan lini tengah mereka dengan lebih serius, dan nama Aleksandar Stankovic kembali mengemuka dalam perencanaan klub.
Sempat Dibuat Kesulitan Kirgistan, Hector Souto Bongkar Kunci Kebangkitan Timnas Futsal Indonesia

Sempat Dibuat Kesulitan Kirgistan, Hector Souto Bongkar Kunci Kebangkitan Timnas Futsal Indonesia

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, membeberkan kunci kebangkitan skuad Garuda saat menghadapi Kirgistan pada laga kedua Grup A Piala Asia Futsal 2026.
Pertahanan Real Madrid Dibobol Kiper Benfica, Negara Paling Bontot di Ranking FIFA San Marino Kasih Sindiran: Level Kita Mirip

Pertahanan Real Madrid Dibobol Kiper Benfica, Negara Paling Bontot di Ranking FIFA San Marino Kasih Sindiran: Level Kita Mirip

Negara paling bawah di ranking FIFA yaitu San Marino kembali meledek Real Madrid yang harus kebobolan oleh kiper Benfica Anatoliy Trubin di Liga Champions.
Meski Menang di Kandang Dortmund, Inter Milan Justru Harus Telan Kenyataan Pahit

Meski Menang di Kandang Dortmund, Inter Milan Justru Harus Telan Kenyataan Pahit

Inter Milan meraih kemenangan impresif 2-0 di markas Borussia Dortmund pada laga terakhir fase liga Liga Champions 2025/2026.
Usai Viral Dicopot, Chiki Fawzi Kini Diminta Kembali Jadi Petugas Haji 2026

Usai Viral Dicopot, Chiki Fawzi Kini Diminta Kembali Jadi Petugas Haji 2026

Pergantian keputusan yang berlangsung cepat itu membuat Chiki Fawzi mengaku sempat kebingungan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT