Rubem Amorim Dipecat, Ole Gunnar Solskjaer Dikabarkan Siap CLBK
- ANTARA/REUTERS/Phil Noble.
Jakarta, tvOnenews.com - Spekulasi soal kursi pelatih sementara Manchester United (MU) kembali memanas setelah Ole Gunnar Solskjaer angkat bicara di tengah kekosongan jabatan menyusul pemecatan Ruben Amorim. Situasi darurat ini membuat manajemen Setan Merah bergerak cepat mencari sosok penenang untuk menutup musim 2025-26.
Keputusan berpisah dengan Amorim diambil pada Senin pagi usai jajaran petinggi klub menilai perubahan sudah tak terelakkan. Penilaian itu menguat setelah hasil imbang 1-1 kontra Leeds United dan dinamika internal yang kian memanas.
Sumber internal menyebutkan keputusan tersebut sejatinya telah dimatangkan sebelum laga terakhir, menyusul pertemuan intens antara Amorim dan direktur sepak bola Jason Wilcox. Pembahasan yang mencakup taktik dan strategi transfer disebut menjadi pemicu akhir perpisahan.
Sebagai solusi cepat, Manchester United menunjuk Darren Fletcher untuk memimpin tim sementara pada laga Liga Inggris menghadapi Burnley. Namun, penunjukan ini diproyeksikan bersifat singkat sambil klub menyiapkan opsi pelatih interim hingga akhir musim.
Manajemen klub menargetkan penunjukan pelatih sementara untuk menuntaskan kompetisi sebelum menentukan manajer permanen pada musim panas. Dalam radar, nama Oliver Glasner dari Crystal Palace menguat sebagai kandidat utama untuk jabatan jangka panjang.
Di tengah bursa spekulasi, Ole Gunnar Solskjaer kembali disebut sebagai opsi realistis untuk peran interim. Mantan arsitek United itu dinilai memahami kultur klub dan pernah sukses membawa stabilitas dalam periode singkat.
Laporan media Inggris menyebutkan Solskjaer membuka pintu dialog jika diminta membantu klub lamanya. Ketertarikan tersebut kemudian diperkuat oleh konfirmasi pakar transfer Fabrizio Romano yang menilai sang legenda siap turun tangan.
Pada kesempatan sebelumnya di Norwegia, Solskjaer juga pernah menanggapi peluang kembali ke Old Trafford saat tekanan mengarah ke Erik ten Hag.
“Jika keluarga Anda bertanya, Anda akan selalu menjawab ya setiap hari,” katanya, seperti dikutip media Norwegia VG.
“Rasanya tidak pantas membicarakan pekerjaan orang lain. Tapi saya selalu menjawab ya,” lanjut Solskjaer.
Catatan Solskjaer selama menangani Manchester United tak bisa dipandang sebelah mata dengan total 168 laga dan persentase kemenangan 54 persen. Rekam jejak tersebut membuat namanya kembali relevan di saat klub membutuhkan figur yang memahami ruang ganti dan tekanan Old Trafford. (fan)
Load more