News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Lanjutan Laga Liga 1 Kontra PSS Sleman, 'Caretaker' Persib Bandung Budiman Terbar 'Psywar' ke Kubu Lawan

Jelang pertemuan dengan PSS Sleman dalam laga lanjutan Liga 1, pelatih sementara atau caretaker Persib Bandung, Budiman, mulai menebar psywar ke kubu lawan.
Jumat, 19 Agustus 2022 - 02:14 WIB
Caretaker atau Pelatih Sementara Persib Bandung Budiman
Sumber :
  • Andri Prasetiyo

Sleman, DI Yogyakarta - Persib Bandung akan dijamu tuan rumah PSS Sleman pada lanjutan kompetisi Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Jumat malam (19/8/2022). Jelang pertemuan kedua tim, pelatih sementara atau caretaker Persib Bandung, Budiman, mulai menebar psywar ke kubu lawan.

"Kami datang ke sini dengan kekuatan penuh, saya bawa 22 pemain. Tentunya saya datang kesini pengen mengambil sesuatu untuk besok malam," kata Budiman pelatih sementara Persib Bandung pada sesi jumpa pers di Stadion Maguwoharjo, Kamis (18/8/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, semua pemain Maung Bandung dalam kondisi siap tempur. Marc Klok dan kolega juga bertekad merebut kemenangan dari Laskar Sembada.
 
"Semua pemain juga bertekad pengen membawa pulang tiga poin, itu yang saya suka untuk pertandingan besok. Dan untuk para pemain kami siap tempur untuk pertandingan besok," terangnya.
 
Pada laga kontra PSS, Budiman memang tidak membawa sejumlah pemain penting. Di antaranya, Victor Igbonefo, Henhen Herdiana, Beckham Putra, Teja Paku Alam, dan Frets Butuan.
 
Meski tanpa diperkuat sejumlah pilarnya, tapi Budiman tetap optimis dengan skuat yang dibawa. Sebab materi pemainnya cukup bagus dan tidak bergantung hanya kepada salah satu pemain.
 
"Siapapun yang diturunkan itu pemain terbaik saya. Di tim kami semua pemain inti, tidak ada pemain cadangan, jadi siapapun pemain yang dipasang itu pemain terbaik kami buat pertandingan besok," ujar mantan pelatih Persib U-19 itu.
 
Disinggung terkait calon lawan, Budiman menyebut PSS Sleman merupakan tim yang bagus, baik secara individu maupun tim. Aliran bola dari kaki ke kaki pemain PSS Sleman juga mumpuni.
 
Hal itu pula yang akan diantisipasi oleh timnya untuk pertandingan besok. Mantan pemain Timnas 1996-2000 itu juga sudah mengantongi cara bagaimana mengantisipasi serangan dari PSS Sleman.
 
"Saya sama sekali tidak gentar dan saya juga punya pemain bagus, tim bagus. Jadi buat pertandingan besok, siapa yang siap itu yang akan memenangkan pertandingan," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
Budiman yang saat bermain pernah mengantarkan Persija juara Liga Indonesia tahun 2001 itu juga tidak mau memikirkan absennya tujuh pemain PSS. Ia lebih memilih fokus mempersiapkan timnya untuk tampil habis-habisan mengalahkan Super Elja di kandangnya.
Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT