News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Susul Mauricio Souza, Bambang Pamungkas Murka soal Peluang Persija Juara Super League Akibat Gagal Menang 3 Kali

Direktur Olahraga Persija Jakarta, Bambang Pamungkas (Bepe) bicara peluang mewujudkan target gelar juara Super League 2025/2026 usai sulit meraih poin penuh.
Rabu, 8 April 2026 - 17:52 WIB
Bambang Pamungkas bicara peluang Persija Jakarta juara Super League
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama & Persija Jakarta

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Olahraga Persija Jakarta, Bambang Pamungkas ikut berbicara. Bepe sapaan akrabnya, menyoroti peluang juara tim asuhan pelatih Mauricio Souza.

Bambang Pamungkas mewakili manajemen Persija Jakarta. Bepe sangat kecewa atas hasil dari laga terakhir Macan Kemayoran di pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di laga melawan Bhayangkara FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Minggu (5/4/2026), Persija Jakarta gagal meraih tiga poin. Hasil itu didapatkan akibat kekalahan skor 3-2.

Bepe menambahkan, kekecewaan manajemen juga akibat Persija gagal tiga kali menang. Hasil itu tentu membuat situasi klub dijuluki Macan Kemayoran sangat buruk.

"Manajemen sangat menyayangkan tiga laga terakhir tanpa kemenangan," ujar Bambang Pamungkas dalam keterangannya dikutip dari laman Persija Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Peluang Persija Jakarta Juara Super League 2025/2026

Persija Jakarta ditaklukkan Bhayangkara 2-3
Persija Jakarta ditaklukkan Bhayangkara 2-3
Sumber :
  • Persija Jakarta

Diketahui, dalam tiga pertandingan terakhir, Rizky Ridho cs mengalami dua kali imbang di laga kandang. Persija ditahan Borneo FC skor 2-2 dan Dewa United skor 1-1.

Di laga terakhir melawat ke kandang Bhayangkara Presisi Lampung FC, Persija harus kecolongan. Macan Kemayoran gagal menang akibat gol spektakuler dicetak oleh Moussa Sidibe.

Di pertandingan tersebut, Persija langsung mengungguli papan skor. Belum semenit, assist Allano Lima mampu disempurnakan oleh Rayhan Hannan melalui sundulan pada detik ke-40.

Sejak ketinggalan satu gol, The Guardians melalui pemain asing pinjaman dari Johor Darul Takzim (JDT), Moussa Sidibe coba mengoyak lini pertahanan Persija Jakarta.

Di menit ke-27, Moussa Sidibe tidak terkawal. Pemain asing asal Mali itu sukses mencetak gol sehingga kedudukan sama skor 1-1.

Di babak kedua, Persija belum menyerah. Melalui tendangan bebas pada menit ke-61, gelandang asing asal Brasil, Fabio Calonego sukses membobol gawang milik Aqil Savik.

Intensitas pertandingan semakin mencekam. Bhayangkara FC kembali menyamakan kedudukan melalui tendangan bola mati dari Dendy Sulistyawan pada menit ke-86.

Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster menunjukkan kecerdikannya. Ia membiarkan Sidibe bermain dari sisi sayap kanan sehingga mencetak gol indah pada menit ke-90+3 dan membuat skor berakhir 3-2.

Bepe menjelaskan kekalahan ini memperkecil Persija mengejar target juara Super League 2025/2026. Sebab, pertandingan yang tersisa hanya sebanyak delapan pertandingan.

Namun begitu, Bepe masih optimis jika melihat jumlah poin yang dapat diperoleh Rizky Ridho cs. Ia mempercayai Persija mampu meraih gelar juara musim ini.

"Walaupun tidak mudah, secara hitungan poin segala kemungkinan masih bisa terjadi," ucapnya.

Manajemen, kata Bepe, menaruh harapan besar. Ia mengharapkan seluruh elemen dalam tim membangkitkan kapasitas sikap pejuang, baik dari pelatih, pemain hingga ofisial.

"Jadi, kami meminta pelatih dan pemain untuk memberikan fokus ekstra pada setiap pertandingan dan terus berjuang hingga pekan terakhir. Persija memiliki seluruh komponen untuk bangkit dan menjaga konsistensi," jelasnya.

Penjelasan Mauricio Souza soal Peluang Persija Jakarta Juara

Sebelumnya, Mauricio Souza ditanya mengenai peluang juara bagi Persija. Ia pun menganalisis dari sisa delapan pertandingan di musim 2025/2026.

Menurut Souza, Persija masih mempunyai harapan juara. Peluang itu hanya didapatkan apabila Macan Kemayoran terus meraih kemenangan.

"Dari poin, kita masih bisa ada 24 poin yang bisa terjadi. Jadi, kita bisa punya peluang ke garis finis," ujar Mauricio Souza dalam konferensi pers seusai laga melawan Bhayangkara FC.

Akan tetapi, pelatih asal Brasil itu tidak berharap lebih. Hal ini berkaca akibat hasil buruk dari tiga pertandingan terakhir, yakni melawan Borneo FC, Dewa United, dan Bhayangkara FC.

"Tapi saya tidak mau berharap dan tidak mau kehilangan poin kayak seperti kita kehilangan poin di tiga pertandingan terakhir ini. Lawan Borneo FC kita kebobolan di menit ke-94, kemudian kita tidak bisa menang lawan Dewa United," bebernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Souza hanya menginginkan Persija kembali meraih tren positif. Ia akan berupaya agar pemain dan tim berusaha keras mewujudkan target sampai berakhirnya Super League 2025/2026.

(hap)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT