News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Inilah Brigata Curva Sud, Suporter PSS Sleman yang Mandiri

Harus diakui bahwa Brigata Curva Sud (BCS) bukanlah suporter biasa. Mereka secara total mencurahkan waktu, tenaga & pikiran untuk tim kebanggaannya, PSS Sleman
Kamis, 26 Mei 2022 - 20:44 WIB
Brigata Curva Sud ketika mendukung klub kesayangannya PSS Sleman
Sumber :
  • BCSxPSS official website

Sleman, DI Yogyakarta - Publik sepakbola Indonesia harus mengakui bahwa Brigata Curva Sud (BCS) bukanlah suporter biasa. Mereka secara total mencurahkan waktu, tenaga bahkan pikiran untuk tim kebanggaannya, PSS Sleman.

“Memberikan apa yang mampu kami berikan, melakukan apa yang mampu kami lakukan. Sesederhana itu. Tidak mudah memang, tapi bukan berarti kami tidak bisa. Kalimat itu seringkali muncul, di tengah-tengah keputusasaan kami, di sela-sela kelelahan kami, di setiap masalah-masalah dan kebosanan yang kami hadapi.” dikutip dari laman resmi BCSxPSS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yang menarik adalah salah satu tagline BCS yaitu ‘Mandiri Menghidupi’. Prinsip itu selalu mereka tanam sebagai bahan bakar semangat dan pegangan dalam bekerja. Sebagai suporter, mereka berusaha untuk tetap hidup mandiri sekaligus bisa menghidupi klub kebanggan mereka yaitu PSS.

Bahkan mereka bisa mengumpulkan pundi-pundi rupiah melalui hasil royalti penjualan merchandise yang mereka bentuk sendiri.

Seperti yang dijelaskan dalam laman resmi mereka, “Tidak ada 1 rupiah pun yang diberikan oleh manajemen sebagai modal usaha, menjadi sebuah tantangan untuk kami bagaimana kami bisa terus berkembang dan mempertahankan apa yang menjadi idealisme kami.”

Sudah bukan rahasia lagi jika sebagian besar klub Indonesia masih menggantungkan 'nyawa' mereka kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Namun  telah ada Permendagri No. 22 tahun 2011 melarang penggunaan APBD untuk mensubsidi klub-klub Indonesia yang berstatus profesional.

Ketika klub sepak bola tidak lagi mampu didanai oleh APBD, maka manajemen klub harus pandai-pandai dalam mempertahankan eksistensi klubnya di Liga Indonesia. Hal itu bisa dilakukan dengan mencari sponsor untuk biaya operasional dan juga menggaji pemain, pelatih dan official.

Hal tersebut tentu dirasakan juga oleh PSS Sleman. Namun, selain kepiawaian dari manajemen untuk mencari sponsor, mereka juga didukung penuh oleh suporter mereka BCS. Penguasa tribun selatan stadion Maguwoharjo tersebut, berperan tidak hanya sebagai suporter dari pinggir lapangan, melainkan secara penuh di luar lapangan.

Sama seperti kebanyakan kelompok lain, BCS juga menjual merchandise. Mereka memiliki unit usaha bernama CS Shop yang menjual official merchandise dan pernak-pernik suporter. 
Dari hasil penjualannya, BCS bahkan mampu menjadi sponsor tim PSS Sleman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Official Merchandise dari Brigata Curva Sud bisa didapatkan di platform marketplace dan juga toko offline yang beralamat di Komp. Ruko Delima - Jl. Delima, Condongcatur, Depok, Sleman

Kita semua tahu jika BCS sangat fanatik dalam mendukung Super Elang Jawa, namun sikap fanatik dimiliki oleh BCS ini patut menjadi contoh suporter klub-klub Indonesia lainnya. Dengan begitu, akan menggeser stigma bahwa suporter sepak bola identik dengan kerusuhan. (Mzn)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT