News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peringkat Klasemen Selisih Jauh, Pelatih Semen Padang Tak Ragu Beri Target Kalahkan Persib

Bertemu dalam lanjutan Super League 2025-2026 setelah jeda lebaran dan FIFA Matchday, Semen Padang akan menjamu Persib di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Minggu (5/4/2026).
Minggu, 5 April 2026 - 14:11 WIB
Pelatih Semen Padang Imam Nahumarury
Sumber :
  • Semen Padang

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury tak ragu memberikan target untuk kalahkan tamunya, Persib Bandung. 

Bertemu dalam lanjutan Super League 2025-2026 setelah jeda lebaran dan FIFA Matchday, Semen Padang akan menjamu Persib di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Minggu (5/4/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pertandingan ini, kedua peringkat dari tim  memang jauh. Bak bumi dan langit, Semen Padang yang berusa keluar dari zona merah akan menghadapi Persib sebagai pemuncak klasemen.

Bagi Imran, tim sudah paham dengan apa yang harus mereka lakukan di pertandingan ini. Di mana Semen Padang harus menang demi menyelamatkan diri dari jurang degradasi di akhir musim.

"Ya, yang pasti pemain sudah paham apa yang mereka akan lakukan besok dan mereka juga sudah terbiasa dengan pertandingan besar. Jadi saya pikir, tinggal bagaimana kita persiapan tim kita sendiri," kata Imran. 

"Mereka (Persib) ingin menang, kami juga ingin menang. Kita main di kandang. Tentu kita juga didukung oleh supporter yang sangat banyak," kata Imran. 

Keinginan menang pun tak hanya muncul dari kedua tim, antusiasme suporter Semen Padang pun sangat tinggi dengan tiket yang terjual habis bahkan jauh dari sebelum hari pertandingan.

Dengan motivasi tersebut, lanjut Imran, dia hanya tinggal memastikan pemain mengikuti arahannya di 90 menit waktu penuh pertandingan nanti.  

"Jadi saya pikir, tinggal bagaimana cara kita merespons mereka. Beberapa latihan ini saya lihat sangat antusias. Mereka sangat yakin. Saya pikir itu hal yang paling penting. Bagaimana merespons," katanya. 

Imran mengakui posisi di klasemen hanyalah peringkat. Sehingga tidak akan berpengaruh dengan bagaimana Semen Padang melihat Persib sebagai lawan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya respect sama mereka. Tapi sekali lagi, kita tahu pertandingan ini sangat penting buat kita. Para pemain sudah memahami itu. Jadi saya pikir, mau lawan Persib, mau lawan siapa saja. Saya pikir sama saja," kata Imran. 

"Tidak hanya Persib. Saya selalu bilang waktu saya melawan biak bahwa kita punya 10 pertandingan final dan biarkan satu-satu dulu kita lalui," kata Imran. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT