Jelang Hadapi Persija, Pelatih Borneo FC Marah-marah Perkara Sempat Dilarang Gelar Latihan Resmi di JIS
- tvonenews-Ilham Giovani
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes, sempat marah-marah jelang laga penting di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara. Ia menyebut timnya sempat tidak diizinkan menjalani official training atau latihan resmi di stadion yang akan menjadi lokasi pertandingan.
Situasi itu membuat kubu Pesut Etam merasa dirugikan. Sebab, sesi latihan resmi menjadi bagian penting dalam agenda pertandingan, terutama untuk mengenal karakter rumput dan atmosfer stadion.
Permasalahan bermula ketika Borneo FC tiba di Jakarta. Mereka menerima informasi bahwa official training tidak dilakukan di lapangan utama JIS.
Berdasarkan keterangan yang dibagikan LOC Media Officer Persija pada Minggu (1/3/2026) malam WIB, Borneo FC dijadwalkan berlatih di Lapangan Latihan JIS. Hal itu berbeda dari ekspektasi tim tamu yang berharap bisa menjajal lapangan utama.
Selama mengarungi Super League 2025/2026 dengan bermarkas di JIS, Persija memang menerapkan kebijakan tertentu. Klub ibu kota itu mengarahkan tim lawan untuk menggunakan lapangan latihan saat official training.
Kebijakan tersebut bahkan berlaku juga untuk Persija sendiri. Macan Kemayoran tidak menggunakan lapangan utama JIS untuk latihan resmi dan memilih fasilitas lapangan latihan.
Namun, Borneo FC akhirnya mendapat kesempatan menggelar official training di lapangan utama. Hal itu terjadi setelah manajemen klub melayangkan protes kepada pihak penyelenggara.
Fabio Lefundes pun angkat bicara dalam konferensi pers di ruang media JIS pada Senin (2/3/2026) sore WIB. Pelatih asal Brasil tersebut menyampaikan langsung kekecewaannya di hadapan awak media.
Ia menjelaskan bahwa pihak manajemen merasa keputusan awal tersebut tidak tepat. Menurutnya, latihan resmi semestinya digelar di stadion tempat pertandingan berlangsung.
"Jadi, kami datang ke sini dan sesampainya di sini, kami dapat informasi kami tidak boleh berlatih di dalam sini," ujar Lefundes, Senin (2/3/2026).
"Namun, manajemen komplain, dan mereka benar, karena latihan resmi itu dilakukan di lokasi pertandingan," tambahnya.
Jika menilik regulasi Super League, aturan mengenai latihan resmi tercantum dalam Pasal ke-35. Di dalamnya dijelaskan bahwa official training tidak selalu harus berlangsung di stadion utama, dengan sejumlah ketentuan yang berlaku.
Pada poin nomor enam, terdapat penjelasan mengenai kondisi lapangan yang tidak layak. Dalam situasi tersebut, match commissioner memiliki kewenangan untuk membatalkan sesi latihan resmi di stadion.
"Dalam hal lapangan permainan tidak dalam kondisi baik, paling lambat H-2 dari Pertandingan match commissioner dapat membatalkan sesi latihan resmi di Stadion kedua klub hanya diizinkan melakukan inspeksi dan familiarisasi stadion dengan menggunakan sepatu jogging. Sesi latihan resmi dipindahkan ke lapangan lain yang disetujui I.League dan harus disiapkan oleh Klub tuan rumah," tulis pasal ke-35 nomor 6.
Sementara itu, poin nomor tujuh memberikan ruang bagi klub yang memilih tidak berlatih di stadion pertandingan. Klub terkait wajib melapor kepada match commissioner mengenai lokasi latihan alternatif yang telah disetujui.
"Jika kedua Klub atau salah satu klub memilih untuk tidak melakukan latihan resmi di stadion, klub bersangkutan wajib memberitahukan kepada match commissioner tentang waktu latihan resmi di lapangan latihan yang disetujui I.League latihan ini akan dianggap sebagai latihan resmi sebagaimana diatur dalam ayat (1) Pasal ini," tulis pasal ke-35 nomor 7.
(igp/hfp)
Load more