News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tertekan Usai Dua Kekalahan, Francisco Rivera Blak-blakan Soal Mental Persebaya Jelang Duel Panas Vs PSM

Persebaya dalam tekanan setelah dua kekalahan beruntun. Francisco Rivera bicara soal mental tim, evaluasi set piece, dan tekad bangkit saat hadapi PSM di GBT.
Rabu, 25 Februari 2026 - 14:52 WIB
Diganjar Kartu Merah Lawan Persib, Francisco Rivera Terancam Absen Panjang? Begini Kata Coach Edu
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Persebaya Surabaya menghadapi ujian berat pada pekan ke-23 Super League 2025-2026. Bajul Ijo wajib meraih kemenangan saat menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (25/2/2026) malam, setelah menelan dua kekalahan beruntun yang membuat tekanan kepada tim semakin besar.

Situasi ini menjadi krusial bagi ambisi Persebaya untuk kembali ke jalur persaingan papan atas. Dukungan Bonek di kandang sendiri diharapkan menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk bangkit dan mengakhiri tren negatif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gelandang kreatif Persebaya, Francisco Rivera, mengakui kondisi tim saat ini belum ideal. Beberapa pemain harus absen akibat akumulasi kartu dan cedera, namun ia menilai keadaan tersebut bisa membuka peluang bagi pemain lain untuk menunjukkan kualitas.

“Seperti coach bilang kita punya pemain absen karena akumulasi kartu dan cedera tapi bagus kesempatan untuk pemain baru. Di minggu ini kita tidak punya waktu, kita fokus untuk recovery dan analisis PSM Makassar. Tapi kita harus fokus 100% untuk 3 poin,” ujar pemain asal Meksiko itu dikutip dari I.League.

Rivera menyadari tekanan publik Surabaya semakin meningkat. Pasalnya, Persebaya gagal meraih kemenangan dalam dua laga kandang terakhir, sehingga ekspektasi suporter untuk melihat tim kembali menang sangat besar.

Menurutnya, sebagai klub besar, kemenangan di kandang merupakan harga mati. Ia menegaskan profesionalisme dan kekuatan mental harus menjadi modal utama untuk bangkit dari kekalahan sebelumnya.

“Kita harus menjadi profesional dan aspekmental pemain yang kecewa setelah kalah di Jepara, tapi the football kamu ada revans dan kita lupakan laga lawan Persijap Jepara, kita harus belajar dari kesalahan, dimana kebobolan empat kali dari set piece,” kata Francisco Rivera.

Evaluasi terhadap kelemahan tim, terutama dalam menghadapi bola mati, kini menjadi fokus utama pelatih dan pemain. Persebaya bertekad tampil lebih disiplin dan konsisten agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Rivera menegaskan pentingnya menjaga fokus sepanjang pertandingan. Ia optimistis tim mampu tampil lebih solid dan memanfaatkan peluang untuk meraih hasil maksimal.

“Di pertandingan di depan lawan PSM Makassar. Eh, kita harus tetap konsisten, tetap fokus dan semoga kita bisa dapat tiga poin,” sambungnya.

Perjalanan panjang dari Jepara memang cukup menguras tenaga para pemain. Meski demikian, proses pemulihan dan fasilitas klub dinilai membantu menjaga kondisi tim tetap optimal.

Ia juga menekankan pentingnya profesionalisme dalam setiap situasi. Semua pemain diminta tetap siap memberikan kontribusi terbaik demi kepentingan tim.

“Kami senang dengan Persebaya, sama seperti pemain lainnya, kami harus fokus dan tetap profesional,” kata mantan pemain Madura United itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rivera turut memberikan motivasi kepada para pemain muda yang berpeluang tampil. Ia berharap mereka mampu memanfaatkan kesempatan untuk membuktikan diri di hadapan suporter.

“Siapapun yang diberikan kesempatan bermain, termasuk pemain-pemain baru seperti Alfan, Dimas, harus bisa membuktikan diri kepada Bonek dan Persebaya di sini,” pungkasnya. (fan)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT