GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanpa VAR di JIS, Pelatih PSM Makassar dan Persija Jakarta Kompak Soroti Kualitas Super League

Laga sarat gengsi tersaji saat Persija Jakarta menjamu PSM pada pekan ke-22 Super League 2025/2026. Sorotan tajam justru mengarah pada absennya teknolog VAR.
Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:35 WIB
Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha (kanan)
Sumber :
  • tvOnenews/Ilham Giovani Pratama

Jakarta, tvOnenews.com - Laga sarat gengsi tersaji saat Persija Jakarta menjamu PSM Makassar pada pekan ke-22 Super League 2025/2026. Namun di tengah panasnya duel dua tim besar itu, sorotan tajam justru mengarah pada absennya teknologi Video Assistant Referee (VAR).

Pertandingan yang berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS), Jumat (20/2), berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. Atmosfer stadion terasa semakin emosional karena laga ini menjadi salah satu partai besar di bulan suci Ramadan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persija tampil agresif di hadapan publik sendiri. PSM pun tidak tinggal diam dan mampu memberikan tekanan sehingga pertandingan berlangsung terbuka.

Macan Kemayoran akhirnya mengunci kemenangan 2-1 atas tamunya. Hasil ini sekaligus mempertegas ambisi Persija untuk terus bersaing di papan atas klasemen Super League 2025/2026.

Gol pertama Persija lahir dari kaki Alaeddine Ajaraie pada menit ke-30. PSM sempat menyamakan kedudukan melalui Sheriddin Boboev pada menit ke-37 sebelum Maxwell Souza memastikan kemenangan tuan rumah di menit ke-67.

Di balik drama tiga gol tersebut, muncul persoalan yang memantik perdebatan. Untuk pertama kalinya musim ini, pertandingan Super League digelar tanpa bantuan VAR akibat kendala teknis.

Padahal sejak awal musim, penggunaan VAR menjadi bagian penting dalam mendukung keputusan wasit. Absennya perangkat tersebut dinilai mencederai standar profesional kompetisi kasta tertinggi di Indonesia.

Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, menjadi salah satu pihak yang paling lantang menyuarakan kekecewaannya. Ia menilai situasi tersebut janggal dan tidak seharusnya terjadi dalam laga sebesar ini.

Trucha menegaskan dirinya tidak secara langsung menyalahkan hasil pertandingan. Namun ia menilai, untuk liga yang terus berkembang, fasilitas pendukung seperti VAR harus berjalan optimal.

“Satu hal yang aneh bagi saya, dan sangat tidak baik untuk sepak bola Indonesia, adalah pertandingan ini tidak menggunakan VAR,” ujar Trucha usai laga. Ia menambahkan bahwa untuk level kompetisi yang semakin meningkat, pertandingan besar seperti ini semestinya mendapat dukungan teknologi maksimal.

Menurutnya, duel antara dua tim bersejarah layak mendapatkan standar tertinggi. Ia juga menyoroti pentingnya pelayanan terbaik bagi penonton di stadion maupun yang menyaksikan lewat layar televisi.

“Jika Anda melihat sejarahnya, dan juga untuk pelayanan bagi penonton di stadion dan penonton yang menonton di TV, VAR seharusnya berfungsi. Jadi saya pikir ini tidak baik,” katanya. Pernyataan itu mempertegas bahwa isu ini bukan semata soal satu keputusan, melainkan soal kualitas kompetisi secara keseluruhan.

Kekecewaan serupa turut diungkapkan pelatih Persija, Mauricio Souza. Meski timnya keluar sebagai pemenang, ia tetap menyayangkan absennya VAR dalam laga penting tersebut.

Souza menilai keberadaan VAR sangat membantu wasit ketika menghadapi situasi yang meragukan. Dalam pertandingan dengan intensitas tinggi, keputusan krusial kerap membutuhkan intervensi teknologi agar hasilnya benar-benar adil.

Meski demikian, ia menyadari keputusan terkait penggunaan VAR bukan berada dalam ranahnya sebagai pelatih. Ia menyebut operator kompetisi sebagai pihak yang memiliki kewenangan penuh atas penerapan teknologi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya rasa sangat disayangkan tidak ada VAR. Jika ada hal apa pun yang menjadi keraguan dalam setiap momen permainan, VAR dapat mengklarifikasinya,” ujar Souza. Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa tim sudah diberi tahu sebelumnya soal absennya VAR dan tidak ada yang bisa mereka lakukan terkait keputusan itu.

(igp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Nama Syukur Iwantoro, mertua Dwi Sasetyaningtyas, ikut disorot. Warganet membongkar laporan kekayaan Rp3,09 miliar yang tercatat di LHKPN KPK.
Natalius Pigai Balas Sentilan Ketua BEM UGM Terkait MBG: Seirama dengan HAM!

Natalius Pigai Balas Sentilan Ketua BEM UGM Terkait MBG: Seirama dengan HAM!

Menteri HAM Natalius Pigai balas sentilan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto terkait pengiriman surat kepada UNICEF soal tuntutan kuat penghentian program MBG.
Deal Dagang RI–AS Diteken, Tarif Turun Tapi Risiko Menggunung: Dari Banjir Impor hingga Tekanan UMKM

Deal Dagang RI–AS Diteken, Tarif Turun Tapi Risiko Menggunung: Dari Banjir Impor hingga Tekanan UMKM

MoU dagang RI–AS resmi diteken. Tarif turun, tapi risiko banjir impor, tekanan UMKM, dan ketimpangan perdagangan mulai jadi sorotan.
Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas melebar setelah pengakuan dirinya soal mobil, sopir, hotel, dan ajudan saat riset memicu dugaan penggunaan fasilitas negara.
Putusan MA AS Guncang Kesepakatan Dagang, Airlangga: Perjanjian RI–AS Tetap Jalan Meski Tarif Trump Dibatalkan

Putusan MA AS Guncang Kesepakatan Dagang, Airlangga: Perjanjian RI–AS Tetap Jalan Meski Tarif Trump Dibatalkan

Putusan MA AS batalkan tarif Trump, Airlangga pastikan perjanjian dagang Indonesia–AS tetap berjalan sambil dikaji ulang dalam masa konsultasi 60 hari.
Ibu Ketua BEM UGM Diteror Usai Kritik Kasus Anak di NTT, Pigai: Teror Tidak Mungkin dari Pemerintah

Ibu Ketua BEM UGM Diteror Usai Kritik Kasus Anak di NTT, Pigai: Teror Tidak Mungkin dari Pemerintah

Beberapa hari lalu, mencuat terkait kabar Ibu Ketua BEM UGM diteror. Hal ini terjadi, usai Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto melontarkan kritik terkait kasus anak
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 22 Februari 2026
logo Persib Bandung
PSB
20:30
TGR
logo Persita
logo Dewa United
DWU
20:30
BOR
logo Pusamania Borneo
Senin, 23 Februari 2026
logo PSIM Yogyakarta
PSY
20:30
BUF
logo Bali United

Trending

Pengamat Kritik Pedas Tingkah Anggota Brimob Aniaya Siswa hingga Tewas di Tual: Pidanakan!

Pengamat Kritik Pedas Tingkah Anggota Brimob Aniaya Siswa hingga Tewas di Tual: Pidanakan!

Pengamat Kepolisian ISESS Bambang Rukminto lontarkan kritikan pedas terhadap kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota Brimob ke seorang Siswa di Tual,
Hasil Liga Inggris: Chelsea Puas Berbagi Poin untuk Geser Manchester United di Klasemen

Hasil Liga Inggris: Chelsea Puas Berbagi Poin untuk Geser Manchester United di Klasemen

Chelsea harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang 1-1 oleh Burnley pada lanjutan Liga Inggris, Sabtu (21/2/2026).
Bersinar di Liga Korea, Megawati Hangestri Pernah Titip Pesan Menyentuh untuk Pevoli Muda Indonesia

Bersinar di Liga Korea, Megawati Hangestri Pernah Titip Pesan Menyentuh untuk Pevoli Muda Indonesia

Sukses meniti karier di Liga Voli Korea selama dua musim, Megawati Hangestri Pertiwi membagikan pesan kepada para juniornya yang hendak berkarier abroad. (22/2)
Hasil Super League Penuh Kejutan: Persebaya Tersungkur, Arema dan Persis Alami Nasib Serupa

Hasil Super League Penuh Kejutan: Persebaya Tersungkur, Arema dan Persis Alami Nasib Serupa

Hasil Super League 2025/2026 pada pekan ke-22 berlangsung menarik perhatian pada Sabtu (21/2/2026).
Polri Tak Hanya Ungkap Narkotika Sekoper, Kronologi Penyimpangan Seksual AKBP Didik Juga Dibocorkan

Polri Tak Hanya Ungkap Narkotika Sekoper, Kronologi Penyimpangan Seksual AKBP Didik Juga Dibocorkan

Polri tidak hanya ungkap soal kepemilikan narkotika sekoper eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro. Namun, Polri juga bocorkan kronologi penyimpangan
Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Langkah BEM UGM yang menyurati United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) dan meminta MBG dihentikan menuai respons keras dari Menteri HAM
Media Italia Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Itu Tampil Nyaris Sempurna Bareng Sassuolo

Media Italia Tak Habis Pikir dengan Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Itu Tampil Nyaris Sempurna Bareng Sassuolo

Media Italia dibuat takjub dengan penampilan Jay Idzes saat Sassuolo menang 3-0 atas Hellas Verona. Kapten Timnas Indonesia itu tampil nyaris sempurna dan jadi kunci clean sheet Neroverdi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT