Efek Pemain PSIR Rembang 'Remas' Alat Vital Wasit di Liga 4: Denda Puluhan Juta, Skorsing Tiga Tahun hingga Klubnya Didiskualifikasi
- YouTube Bangkit TV Official
Melansir dari unggahan Instagram @pssijateng pada Sabtu (14/2), total ada 10 jenis pelanggaran yang dilakukan PSIR Rembang saat menjamu Persak Kebumen.
Selain aksi tak terpuji Rudy Santoso, ternyata ada lima pemain PSIR Rembang lainnya yang didakwa melakukan pelanggaran berat pada laga tersebut.
Kelima pemain PSIR Rembang itu adalah Hairul, Kesuma Satria Yudistira, Ahmad Dhani Maulana Kiat, Ammar Dzakwan Manaaf serta Renafi Septian Prakoso.
Jenis skorsing yang diberikan PSSI bervariasi, mulai denda Rp2 juta hingga Rp5 juta serta skorsing 6 bulan sampai setahun, tergantung dari pelanggaran yang dibuat.
Mereka diindikasikan mengintimidasi, melakukan kekerasan terhadap wasit maupun pemain lawan sampai bentuk provokasi agar suporter menyerbu perangkat pertandingan.
Belum berhenti sampai disitu, PSSI Jawa Tengah juga memberikan sanksi kepada Panpel Abdul Rochman berupa larangan masuk stadion dan beraktivitas di sepak bola seumur hidup.
Panpel laga PSIR Rembang vs Persak Kebumen itu dianggap melakukan pelanggaran terhadap wasit dengan melayangkan tendangan hingga pukulan.
Sementara itu, pihak klub PSIR Rembang juga tak ketinggalan. Penonton rusuh, pelemparan botol ke lapangan hingga invasi setelah laga membuat mereka dapat sanksi berat.
PSIR Rembang mendapat sanksi denda total Rp50 juta, larangan laga kandang tanpa penonton selama 6 pertandingan dan yang paling parah didiskualifikasi dari Liga 4 musim ini.
Dengan serangkaian sanksi yang cukup berat itu, pihak PSIR Rembang kemungkinan besar bakal melayangkan banding kepada PSSI Jawa Tengah.
(han)
Load more