News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Berat Kepada Persib Bandung Jelang ACL 2 Hadapi Ratchaburi, Flare Bobotoh di GBLA Lawan Bangkok Berakibat Fatal

AFC menjatuhkan sanksi berat kepada Persib Bandung usai laga penentuan ACL 2 kontra Bangkok United. Bobotoh menyalakan flare, denda tembus Rp500 juta.
Jumat, 23 Januari 2026 - 14:57 WIB
Persib Pecah Telur! Hadiah Miliaran & Lolos 16 Besar ACL 2, Maung Bandung Panen Rezeki Usai Libas Bangkok United
Sumber :
  • Persib Bandung

Jakarta, tvOnenews.com - AFC resmi menjatuhkan hukuman sangat berat kepada Persib Bandung jelang babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025–2026 melawan wakil Thailand, Ratchaburi. Tim berjuluk Maung Bandung itu didenda lebih dari setengah miliar rupiah.

Sanksi tersebut dijatuhkan AFC imbas pertandingan pemungkas Grup G ACL 2 antara Persib Bandung melawan Bangkok United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), 10 Desember 2025. Dalam laga menentukan tersebut, Pangeran Biru menang 1-0.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, kemenangan tersebut harus dibayar sangat mahal karena AFC menjatuhkan sanksi berat kepada Persib Bandung. Tim besutan Bojan Hodak tersebut dianggap melanggar Pasal 65, Pasal 35, dan Pasal 64 Kode Disiplin dan Etik AFC.

Pelanggaran pertama dilakukan karena penonton yang merupakan suporter tuan rumah atau Bobotoh menyalakan sembilan flare dalam pertandingan tersebut. Kemudian, pelanggaran kedua terjadi karena panitia penyelenggara gagal memastikan seluruh jalur akses publik, koridor, tangga, pintu, gerbang, dan rute evakuasi darurat tetap bebas dari segala bentuk hambatan yang dapat menghalangi pergerakan bebas dan keselamatan penonton, akibat penonton yang memblokir jalur akses dan/atau tangga selama pertandingan.

Terakhir, Persib juga gagal memenuhi kewajibannya untuk mematuhi dan melaksanakan peraturan keselamatan yang berlaku serta mengambil setiap tindakan pencegahan keselamatan yang dituntut oleh keadaan setelah pertandingan. Selanjutnya, Persib gagal memastikan bahwa hukum dan ketertiban tetap terjaga di dalam stadion dan area sekitarnya, karena penonton yang merupakan pendukung tergugat menyalakan sedikitnya sembilan flare.

Akibatnya, Persib mendapat hukuman berupa denda dari AFC. Berikut daftar hukuman yang diterima oleh Maung Bandung, dikutip dari dokumen AFC:

1. Persib Bandung (IDN) diperintahkan untuk membayar denda sebesar USD 20.000 atau Rp336.680.000 karena melakukan pelanggaran berdasarkan Pasal 65.1 Kode Disiplin dan Etik AFC.

2. Persib Bandung (IDN) diperintahkan untuk membayar denda sebesar USD 5.000 atau Rp84.170.000 karena melakukan pelanggaran berdasarkan Pasal 35 Peraturan Keselamatan dan Keamanan AFC.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Persib Bandung (IDN) diperintahkan untuk membayar denda sebesar USD 5.000 atau Rp84.170.000 karena melakukan pelanggaran berdasarkan Pasal 64.1 Kode Disiplin dan Etik AFC.

Dengan demikian, Persib Bandung harus membayar denda sebesar USD 30.000 atau Rp505.020.000. Beruntung, hukuman tanpa penonton tidak diberikan AFC seperti yang diprediksi sebelumnya. (fan)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT