News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Umuh Muchtar Sesalkan Ancaman ke Keluarga Thom Haye, Janji Akan Lacak Pelaku Teror

Thom Haye mengunggah cerita soal adanya ancaman pembunuhan kepada keluarganya di Instagram. Manajemen pun bergerak untuk melakukan tindak lanjut atas ancaman ini.
Senin, 12 Januari 2026 - 15:36 WIB
Umuh Muchtar Sesalkan Ancaman ke Keluarga Thom Haye, Janji Akan Lacak Pelaku Teror
Sumber :
  • tvonenews-Dwi RB

Bandung, tvOnenews.com - Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar menyesalkan adanya teror yang dialamatkan ke keluarga Thom Haye. Teror tersebut datang usai Persib menang atas Persija.

Gelandang naturalisasi tersebut mengunggah cerita soal adanya ancaman pembunuhan kepada keluarganya di Instagram. Manajemen pun bergerak untuk melakukan tindak lanjut atas ancaman ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Umuh Muchtar menilai olahraga tidak boleh dicederai dengan teror seperti ini. Pelaku pengancaman ini pun akan dilacak dan diproses secara hukum.

"Sepakbola kan olahraga, semua yang terjadi tidak (boleh) ada ancaman untuk membunuh lah. Itu orang yang mengancam ini lagi dilacak dan pasti itu akan segera dapat dan kita akan tuntut. Itu tidak boleh dan tidak benar," ujar Umuh ketika diwawancara di Bandung, Senin (12/1/2026).

Laga Persib dan Persija merupakan duel klasik dua klub dengan sejarah rivalitas. Pertandingan ini juga mempertaruhkan gengsi yang membuat tensinya lebih tinggi dari laga lain.

"Justru kita menjaga, kemarin juga, dengan segala cara supaya ga ada keributan, ga ada masalah. Nah sekarang kenapa ada ancaman-ancaman seperti itu," lanjut Umuh.

Umuh juga memberikan kepada Thom Haye supaya tetap tenang dan merasa cemas secara berlebihan. Proses pencarian akan dilakukan dan yakin pelakunya akan diproses hukum.

"Saya juga akan pesan sama Thom Haye tenang saja, tidak ada lah. Tidak ada akan seperti itu. Orang-orang yang mengancam itu kan sudah kena hukum itu. Mudah-mudahan ini segera dapatlah orang yang buat ancaman itu," jelas Umuh.

Pria yang akrab disapa Pak Haji itu menuturkan dia sangat kecewa dengan adanya tindakan teror tersebut. Karena itu, kasus ini akan diserahkan kepada pihak kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dimanapun juga tidak ada lah ya. Ini saya sangat menyayangkan, ini orang bodoh yang mengancam-ancam ini. Yang mengancam-ancam ini. Kemanapun juga pasti akan dapat, apalagi ini sudah jelas ya," ujarnya.

"Bawa-bawa keluarga dan mau membunuh itu dan sudah ada ancaman seperti itu, dia pasti akan kena sanksi pun juga dan pasti sama keluarga pasti polisi akan melacak. Dia akan laporkan, benar-benar akan dibuat laporan khusus," pungkasnya. (dwi/hfp)

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT