News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Adam Alis Bersyukur Atas Pilihan Atep, Lawan Ratchaburi FC Jadi Keuntungan bagi Persib

Agenda pengundian dilakukan di Malaysia, Selasa (30/12/2025) siang. Persib yang masuk ke pot 1 sebagai juara grup G akan berhadapan dengan wakil Thailand tersebut.
Selasa, 30 Desember 2025 - 23:49 WIB
Selebrasi kocak Eliano Reinders, Adam Alis, dan Sadil Ramdani
Sumber :
  • TikTok @sahru.toren

Jakarta, tvOnenews.com - Hasil drawing 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026 mempertemukan Persib dengan Ratchaburi FC. Ini undian yang sesuai dengan harapan gelandang Persib, Adam Alis.

Agenda pengundian dilakukan di Malaysia, Selasa (30/12/2025) siang. Persib yang masuk ke pot 1 sebagai juara grup G akan berhadapan dengan wakil Thailand tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menariknya, pengundian dilakukan oleh legenda Persib, Atep yang juga mengejutkan bagi Adam Alis. 

Menurut Adam, pertandingan melawan Ratchaburi cukup menguntungkan dari segi jarak tempuh. Mengingat ini merupakan pertandingan di fase gugur dengan format kandang-tandang.

Menurutnya Thailand tidak terlalu menyulitkan bagi pemain saat memainkan laga tandang. Karena durasi perjalanan yang harus dilakukan cukup singkat dan tidak menguras energi pemain.

"Untuk harapan drawing ya yang pastinya semua tim bagus ya. Saya berharap tidak main jauh gitu kan. Karena kan berpengaruh juga untuk stamina kita kan jadwal padat di Liga," kata Adam saat diwawancara wartawan di Bandung, Selasa (30/12/2025).

Sebelumnya ada tiga calon lawan Persib di babak 16 besar. Selain Ratcaburi FC, ada Con An Ha Noi dari Vietnam dan Pohang Steelers dari Korea Selatan yang bisa saja menjadi rintangan berikutnya.

Menurut Adam, dia siap untuk menghadapi semua tim yang terpilih. Namun harapan untuk bertemu klub yang basisnya paling dekat dengan Bandung bisa terwujud.

"Ya kalaupun dapatnya yang jauh juga tidak apa-apa sih. Tim juga sudah siap. Siapapun lawannya, kita harus siap," ujar gelandang berusia 32 tahun ini.

Misi untuk terus melangkah jauh di kompetisi Asia terus dikejar Adam Alis. Menurutnya peluang untuk melakukan itu cukup terbuka karena tingkat kesulitan bermain di liga domestik dan Asia tidak jauh berbeda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Itu karena kompetisi lokal kini sudah meningkat dari kualitasnya. Salah satu penyebabnya adalah regulasi pemain asing yang ditambah. Setiap klub kini boleh mendaftarkan sebelas pemain asing di musim 2025/2026.

Meski demikian, hanya sembilan legiun impor yang masuk daftar susunan pemain. Selain itu, setiap klub juga hanya bisa memainkan tujuh pemain asing secara bersamaan di lapangan.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT