Masih Ingat Achmad Jufriyanto? Eks Legenda Persib yang Kini Punya Punya Posisi Baru di Maung Bandung
- tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama
Catatan tersebut menjadikannya satu-satunya pemain aktif di Persib yang meraih tiga titel liga bersama klub.
Gelar pertama pada 2014 menjadi tonggak penting dalam kariernya.
Saat itu, Jupe tampil reguler dan menjadi fondasi lini belakang Persib yang kokoh hingga berhasil mengalahkan Persipura Jayapura di partai puncak.
Ia bermain 27 kali sepanjang musim dan mulai dikenal luas sebagai salah satu bek terbaik di Indonesia.
Sembilan tahun berselang, Jupe kembali merasakan manisnya juara pada musim 2023/2024.
Meski menit bermainnya jauh berkurang, perannya sebagai pemain senior dan pemimpin tetap krusial.
Pengalaman dan mentalitas juaranya menjadi penopang Persib dalam melewati persaingan ketat liga.
Pada musim tersebut, ia hanya tampil dua kali, namun kontribusinya terasa di luar statistik.
Puncaknya datang pada musim 2024/2025. Persib kembali keluar sebagai juara, dan Jupe mencatatkan gelar liga ketiganya bersama klub.
Sekali lagi, ia lebih banyak berperan di balik layar, menjaga semangat tim dan menjadi figur panutan.
Hingga pekan ke-31, ia tercatat hanya dua kali berlaga, tetapi pengaruhnya di ruang ganti tak tergantikan.
“Saya rasa ini buah dari konsistensi sebuah tim. Saya melihat konsistensi itu bagaimana kita tampil di putaran pertama dan kedua. Anak-anak semuanya sudah bekerja luar biasa. Semua tim di Indonesia bisa juara back to back tapi kita salah satunya,” ujar Jufriyanto.
Kini, transformasi Jupe semakin jelas. Dalam beberapa sesi latihan terakhir, ia terlihat bergabung langsung bersama tim kepelatihan Persib.
Bojan Hodak mengonfirmasi bahwa peran ini merupakan bagian dari proses Jupe dalam menempuh lisensi kepelatihan A, yang menuntut pengalaman melatih secara langsung di klub profesional.
“Sejak musim lalu, Jupe sudah mulai berperan ganda sebagai pemain sekaligus asisten pelatih. Tahun ini, ia menjalani tahap lanjutan sebagai bagian dari proses lisensi. Kami ingin memberinya ruang belajar yang nyata,” ujar Hodak.
Namun, bagi Persib, langkah ini bukan sekadar pemenuhan administrasi lisensi.
Lebih dari itu, ini adalah bentuk penghargaan terhadap dedikasi seorang legenda.
Hodak menilai pengalaman panjang Jupe, kecintaannya pada klub, dan pemahamannya terhadap kultur Bandung menjadikannya aset berharga untuk menjaga identitas Persib.
Load more