News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat dengan Septinus Alua? Dari Tanah Merah di Wamena hingga Berhasil Bawa Persija Juara

Septinus Alua menjadi salah satu pemain lengendari di Persija Jakarta. Bagaimana tidak, di momen keemasannya ia berhasil membawa Persija Jakarta mengangkat trofi.
Minggu, 21 Desember 2025 - 23:51 WIB
Septinus Alua saat membela Persija Jakarta
Sumber :
  • Persija

tvOnenews.com - Nama Septinus Alua tentu membekas di ingatan para pendukung Persija Jakarta.

Pemain bertubuh kecil, tapi tangguh asal Wamena ini turut mengantarkan Macan Kemayoran meraih kejayaan double winner pada periode 2017/2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perjalanan kariernya melambangkan kegigihan putra daerah dari pedalaman Papua yang berjuang dari nol.

Bagi Alua, sepak bola adalah medium untuk membuktikan bahwa batasan geografis bukanlah penghalang bagi mereka yang mau bekerja keras mengejar impian.

 

Dari lapangan tanah merah di Wamena

Lahir di tengah keterbatasan fasilitas di Wamena, Septinus Alua tumbuh menjadi gelandang bertahan yang tangguh meski hanya bertinggi 158 cm.

Karier rantaunya dimulai di Bintang Jaya Asahan (2009) sebelum akhirnya bersinar bersama Persiwa Wamena.

Karakter permainannya yang konsisten dan berani duel membawanya ke Perseru Serui pada musim 2014/2015.

Di sana, ia mengukuhkan diri sebagai gelandang efisien yang mampu menjaga keseimbangan tim, membuktikan bahwa mentalitas yang ditempa di tanah merah Papua mampu bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia.

 

Sukses angkat trofi bersama Persija Jakarta

Septinus Alua saat membela Persija Jakarta
Septinus Alua saat membela Persija Jakarta
Sumber :
  • Persija

Puncak keemasan karier Septinus Alua terukir pada tahun 2017 saat ia resmi berseragam Persija Jakarta. Tekanan bermain di klub populer dengan basis massa sebesar Jakmania berhasil ia lalui dengan gemilang.

Musim 2017/2018 pun dicatat sebagai tinta emas dalam kariernya, di mana Septinus turut mengantarkan Persija meraih gelar double winner—Juara Liga 1 dan Indonesia League Cup.

Meski sering bekerja dalam senyap dan jauh dari sorotan utama, kontribusi gelandang asal Wamena ini sangat krusial dalam menjaga stabilitas tim.

Kisah Septinus menjadi bukti nyata keberhasilan talenta Papua yang sukses menaklukkan kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

 

Lepas Persija ke PSIS Semarang

Pasca membela Macan Kemayoran, Septinus Alua tercatat memperkuat PSIS Semarang sebelum akhirnya berlabuh di Persiba Balikpapan.

Meski sempat tersandung sanksi disiplin enam pertandingan dari Komdis PSSI, kontribusi Septinus di Persiba tetap signifikan, terutama melalui penampilannya di Liga 2 musim 2023/2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih dari sekadar rekam jejak klub, kisah hidup Septinus Alua adalah representasi perjuangan anak bangsa.

Ia adalah bukti bahwa talenta yang lahir dari keterbatasan fasilitas di pedalaman Papua mampu bertransformasi menjadi pahlawan yang mengantarkan klub terbesar di Indonesia meraih takhta juara. (tsy/ism)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT