News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AFC Sanksi Lagi Persib Bandung, Denda Rp500 Juta Akibat Ulah Bobotoh Away di Laga Vs Selangor

Sanksi denda Rp500 juta ini didapatkan Persib akibat ulah Bobotoh away di pertandingan AFC Champions League Two 2025-2026 antara Selangor FC melawan Persib Bandung. 
Selasa, 16 Desember 2025 - 04:37 WIB
AFC Sanksi Persib Bandung
Sumber :
  • Persib

Jakarta, tvOnenews.com - Persib Bandung kembali menjadi langganan sidang Komite Disiplin AFC. Kali ini, Persib Bandung mendapatkan sanksi denda sebesar 30 ribu dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp499.558.500 atau hampir Rp500 juta.

Sanksi denda Rp500 juta ini didapatkan Persib akibat ulah Bobotoh away di pertandingan AFC Champions League Two 2025-2026 antara Selangor FC melawan Persib Bandung. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil pertandingan 2-3 di Stadion Petailing Jaya, 6 November 2025 lalu ternyata memiliki banyak pelanggaran yang dicatatkan oleh AFC.  

Persib Bandung terbukti bersalah melanggar Pasal 65 Regulasi AFC tentang tanggung jawab klub/asosiasi terhadap perilaku penontonnya. Meskipun tindakan tersebut tidak dilakukan oleh klub secara langsung. 

Adapun tiga pelanggaran dilakukan oleh penonton yang berasal dari tribun suporter tandang alias Bobotoh away. Salah satu pelanggaran adalah ketika Bobotoh turut melakukan euforia gol bersama Maung Bandung. 

"Sebanyak dua puluh orang penonton yang merupakan pendukung Persib memasuki lapangan permainan selama pertandingan berlangsung," tulis AFC. 

"Sebanyak tiga orang penonton yang merupakan pendukung Persib memasuki lapangan permainan selama pertandingan berlangsung," tulis AFC atas pelanggaran kedua. 

Sementara untuk pelanggaran ketiga adalah Bobotoh yang melemparkan sekitar delapan benda, seperti botol air minum kosong ke dalam lapangan atau sekitar area lapangan permainan. 

Atas pelanggaran tersebut, AFC pun lagi-lagi memberikan denda bagi Persib Bandung. Total Persib Bandung wajib membayarkan denda sebesar sebesar 30 ribu dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp499.558.500 atau hampir Rp500 juta.

"Denda harus dibayarkan paling lambat 30 hari setelah keputusan ini dibuat dan disampaikan pada pihak yang terkait sesuai dengan Pasal 11.3 Kode Etik dan Disiplin AFC," tutup pernyataan AFC. 

Selain Persib Bandung, pelanggaaran yang dilakukan oleh tuan rumah Selangor FC pun berbuah hukuman. Selangor FC terbukti bersalah bukan hanya dari suporter, tapi juga dari klub. 

Selangor FC terbukti bersalah karena telah melakukan delay untuk babak kedua dengan terlambat satu menit 42 detik kick off. Ini menjadi pelanggaran kedua selama periode percobaan AFC. 

Selain itu, suporter Selangor FC pun terlibat dengan dua suporter kandang masuk ke lapangan ketika bertanding. Terberat, Selangor FC terbukti gagal memastikan keamanan pertandingan karena situasi mengancam di akhir laga. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini sebagai imbas kekecewaan suporter Selangor FC setelah perwakilan Negara Jiran itu dipastikan tersingkir dari ACL Two. 

Total Selangor FC membayar denda sebesar 15.250 dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp253,76 juta yang wajib dibayarkan maksimal 30 hari setelah keputusan itu diumumkan. (hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
background

Pekan ke-32

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT