News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Daftar Resmi Sanksi Berat AFC untuk Persib Bandung di ACL 2: Denda hingga Hampir Setengah Miliar Rupiah dan Pembatasan Penonton Kandang

Persib Bandung dan tangan kanan Bojan Hodak harus menerima kenyataan pahit usai mendapat hukuman berat dari AFC
Jumat, 28 November 2025 - 20:26 WIB
Pemain dan suporter Persib Bandung berpose bersama usai melawan Selangor FC di laga lanjutan AFC Champions League Two (ACL 2) di Malaysia
Sumber :
  • Persib Bandung

Jakarta, tvOnenews.com - Persib Bandung dan tangan kanan Bojan Hodak harus menerima kenyataan pahit usai mendapat hukuman berat dari AFC. Mulai dari denda ratusan juta rupiah hingga pembatasan jumlah penonton di laga kandang.

Hukuman tersebut dijatuhkan usai pertandingan Persib Bandung melawan Selangor FC di lanjutan AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026. Laga ini berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), 23 Oktober 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masalah bermula dari sejumlah pelanggaran yang terekam saat Persib menghadapi Selangor. Meski unggul lewat gol Adam Alis dan sepakan Andrew Jung, atmosfer pertandingan justru ternodai ulah suporter tuan rumah. 

AFC mencatat sedikitnya tiga jenis pelanggaran yang akhirnya menjadi dasar pemberian sanksi.
Persib dinyatakan bersalah atas pelanggaran Pasal 65 Kode Disiplin dan Etik AFC, pelanggaran penyelenggaraan pertandingan sesuai Pasal 64, serta pelanggaran Pasal 39 terkait tata aturan tempat duduk penonton di stadion. 

Persib Guncang Thailand! Bungkam Bangkok United, Maung Bandung Meroket di Klasemen ACL 2
Persib Guncang Thailand! Bungkam Bangkok United, Maung Bandung Meroket di Klasemen ACL 2
Sumber :
  • ANTARA

 

Ketiga pelanggaran ini membuat Persib tidak hanya harus membayar denda besar, namun juga menjalani laga dengan kapasitas penonton yang dikurangi.

Pelanggaran pertama berhubungan dengan aksi suporter. AFC menyebut adanya flare dinyalakan, benda-benda dilempar ke lapangan, hingga muncul spanduk bermuatan politik di area tribun.

"Penonton yang merupakan bagian dari Tergugat menyalakan setidaknya enam (6) alat pembakar (kembang api), melemparkan setidaknya tiga puluh tiga (33) benda (mis., kursi stadion, sepatu, serpihan di stadion), menampilkan satu (1) spanduk besar yang memuat pesan politik, serta memanjat, duduk, dan/atau bergantung pada pembatas yang memisahkan area-area berbeda di dalam stadion selama pertandingan," bunyi pernyataan resmi AFC dikutip pada Jumat (28/11/2025).

Tekanan AFC tidak berhenti di situ. Klub dinilai gagal mengontrol keamanan dan kenyamanan pertandingan. Tuan rumah dianggap abai terhadap prosedur keselamatan dan tidak mampu memastikan kondisi tetap kondusif selama laga berlangsung.

"Tergugat adalah klub tuan rumah dalam pertandingan tersebut, dan gagal memenuhi kewajibannya untuk: (i) mematuhi dan menerapkan aturan keselamatan yang berlaku serta mengambil semua tindakan pencegahan keselamatan yang diperlukan sebelum dan selama pertandingan; dan
(ii) memastikan ketertiban umum di dalam stadion dan area sekitarnya, karena penonton yang merupakan bagian dari Tergugat menyalakan setidaknya enam (6) alat pembakar (kembang api), melemparkan setidaknya tiga puluh tiga (33) benda (mis., kursi stadion dan serpihan di stadion), menampilkan satu (1) spanduk besar dengan pesan politik, dan memanjat, duduk, dan/atau bergantung pada pembatas yang memisahkan area-area berbeda di dalam stadion selama pertandingan," bunyi AFC.

Tidak berhenti sampai di sana, Pasal 39 juga ikut menyeret Persib. AFC menegaskan bahwa pihak klub tidak memberikan penomoran pada kursi di area tribun sebagaimana aturan internasional.

"Tergugat gagal memastikan bahwa semua kursi dan baris tempat duduk di stadion bernomor," tulis AFC.

Daftar Sanksi untuk Persib Bandung

Konsekuensi dari seluruh pelanggaran tersebut adalah tiga bentuk sanksi resmi. Salah satu yang paling disorot ialah kewajiban bermain dengan penutupan sebagian stadion sebanyak 25 persen untuk satu laga kandang di kompetisi AFC berikutnya.

"Persib Bandung (IDN) diperintahkan membayar denda sebesar USD 25.000 (Rp416 juta) dan diwajibkan memainkan satu (1) pertandingan dengan penutupan sebagian stadion (25%) akibat pelanggaran Pasal 65.1 dan 64.1 Kode Disiplin dan Etik AFC. Perintah ini berlaku pada pertandingan kandang Persib Bandung berikutnya yang berlangsung di wilayah Indonesia dalam kompetisi klub putra AFC," bunyi pernyataan resmi AFC.

Selain itu, denda tambahan juga dijatuhkan berkaitan dengan pelanggaran regulasi tempat duduk.

"Persib Bandung (IDN) diperintahkan membayar denda sebesar USD 1.250 (Rp20 juta) karena melanggar Pasal 39.2 dan 39.3 Regulasi Stadion AFC," tulis AFC.

Jika ditotal, denda yang harus dibayar Persib mencapai Rp437 juta. Meski demikian, AFC memastikan bahwa kuota untuk pendukung tim tamu tetap sama.

"Tanpa mengesampingkan Ayat 1 di atas, alokasi tiket untuk tim tamu atau penyediaan area khusus suporter tim tamu tidak akan terdampak dalam pertandingan dengan penutupan sebagian stadion, sesuai Pasal 18.1.2 Kode Disiplin dan Etik AFC," tutup AFC. 

Selain itu, AFC resmi menjatuhkan sanksi sangat berat kepada tangan kanan Bojan Hodak di Persib Bandung, Miro Petric. Pria yang menjabat sebagai pelatih fisik Pangeran Biru itu dilarang mendampingi tim.

Asisten pelatih Persib, Miro Petric
Asisten pelatih Persib, Miro Petric
Sumber :
  • Persib

 

Berdasarkan rilis resmi dari badan tertinggi sepak bola Asia tersebut, Petric telah melanggar Pasal 47 Kode Disiplin dan Etik AFC tentang pelanggaran serius yang dapat dijatuhi hukuman pengusiran.

Insiden ini terjadi dalam laga Selangor melawan Persib Bandung pada lanjutan AFC Champions League Two (ACL) 2025–2026 di Stadion MBPJ, Malaysia, pada 8 November 2025.

“Terdakwa diusir oleh wasit karena menggunakan bahasa dan/atau gestur yang bersifat ofensif, menghina, atau kasar kepada ofisial pertandingan,” bunyi pernyataan resmi AFC.

Akibat insiden tersebut, pria asal Kroasia ini harus mendapat sanksi berupa larangan mendampingi Persib dalam empat pertandingan. Hal ini mulai berlaku sejak laga kontra Lion City Sailors.

“Mr. Miro Petric (AFC/73431/CRO) diskors selama empat (4) pertandingan, termasuk satu (1) pertandingan skors otomatis yang timbul akibat pengusirannya dalam pertandingan Selangor FC (MAS) vs Persib Bandung (IDN) pada 6 November 2025,” tulis AFC.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dua (2) pertandingan skors dijalani pada ajang AFC Champions League Two (Babak Penyisihan Grup): 2.2 Lion City Sailors FC (SGP) vs Persib Bandung (IDN) pada 26 November 2025; dan 2.3 Persib Bandung (IDN) vs Bangkok United (THA) pada 10 Desember 2025,” lanjut AFC.

Sisa hukuman akan berlaku jika Persib berhasil lolos ke babak berikutnya alias 16 besar. Dengan demikian, ia dipastikan tidak akan mendampingi tim setidaknya hingga perempat final. (fan)
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT