News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pernah Ingat dengan Rafael Bastos? 17 Tahun Lalu Jadi Andalan Persib Bandung, Kini Alih Profesi sebagai Pengacara

Rafael Bastos merupakan striker berkepala pelontos asal Brasil yang sempat jadi andalan Persib Bandung di Liga Indonesia 2008/2009 ketika dilatih Jaya Hartono.
Selasa, 18 November 2025 - 21:41 WIB
Striker Persib Bandung di Liga Indonesia 2008/2009 Rafael Bastos
Sumber :
  • ANTARA/Rezza Estily/Koz/ama/08

tvOnenews.com - Suporter Persib Bandung atau Bobotoh pasti masih ingat dengan sosok pemain asing asal Brasil Rafael Bastos.

Bagaimana tidak, kontribusi golnya untuk Persib Bandung di Liga Indonesia musim 2008/2009 membuat Bobotoh seketika jatuh cinta dengan sang jogo bonito.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berposisi sebagai striker, bule asal Brasil ini mampu mencetak 10 gol dari 20 kali penampilan ketika dipercaya oleh pelatih Persib Bandung saat itu, Jaya Hartono.

Kendati demikian, masa bakti pemain bernomor punggung 16 itu cukup singkat di Persib Bandung. Pada musim selanjutnya, kontraknya tak berlanjut.

Seusai bela Persib Bandung, Rafael Bastos seolah menghilang tanpa jejak. Begitupun jika ditelusuri lewat media sosial atau mesin pencari, hasilnya nihil.

Walau begitu, sebuah laporan menunjukkan bahwa Rafael Bastos kini sudah beralih profesi menjadi seorang advokat atau kuasa hukum usai tinggalkan Persib Bandung.

Lalu, bagaimana kabar terbaru dari Rafael Bastos sekarang?

Striker Persib Bandung Rafael Bastos bersama Lorenzo Cabanas dan Hilton Moreira
Striker Persib Bandung Rafael Bastos bersama Lorenzo Cabanas dan Hilton Moreira
Sumber :
  • ANTARA/Rezza Estily/ama/08

 

Bernama lengkap Rafael Alves Bastos, sang striker berkepala pelontos ini lahir di Rio de Janeiro, sebuah kota besar di Brasil pada 17 April 1982.

Tak ada cukup informasi untuk mengulik profil Rafael Bastos, namun sebelum ke Persib Bandung, ia pernah main di klub Brasil seperti  America AC, Olaria Atletico Clube dan Kigres.

Kisahnya dengan Persib Bandung bermula ketika Rafael Bastos bersama Fabio Lopes yang sama-sama datang dari Brasil ikut seleksi jelang Liga Indonesia 2008/2009.

Persib Bandung yang saat itu dilatih oleh Jaya Hartono mencoba Rafael Bastos dalam dua pertandingan yakni ketika uji coba lawan Persib U-18 dan Persebaya Surabaya.

Saat jumpa Persib U-18, Rafael Bastos sukses cetak hat-trick, sedangkan lawan Persebaya Surabaya tak ada gol. Walau begitu, ia akhirnya dapat kontrak dari Maung Bandung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Total 20 pertandingan dimainkan oleh Rafael Bastos dengan sumbangsih 10 gol. Sepakan penalti ketika Persib Bandung kalah dari Persija Jakarta juga cukup memorable.

Akan tetapi, cukup disayangkan manajemen Persib Bandung dan Bobotoh kurang puas dengan penampilannya selama semusim. Rafael Bastos lalu didepak dari Siliwangi.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT