News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa Kabar Suwita Pata? Legenda Persib Bandung yang Pamornya Pudar Sejak Era Hariono itu Kabarnya Kini Jadi...

Nama Suwita Pata mungkin sudah tak asing di telinga kalangan suporter Persib Bandung. Gelandang yang dulu pamornya tergeser Hariono itu kini justru jadi...
Rabu, 12 November 2025 - 13:13 WIB
Suwita Pata, Legenda Persib Bandung
Sumber :
  • Instagram @gallerrysepakbolaindonesia

tvOnenews.com - Nama Suwita Pata mungkin sudah tak asing di telinga kalangan suporter Persib Bandung.

Bagi para Bobotoh, sosok ini jelas masih punya tempat istimewa di hati. Ia bukan sekadar pemain, tapi simbol kerja keras, loyalitas, dan karisma di lapangan hijau. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lahir di Bandung pada 25 Maret 1974, Suwita Pata pernah menjadi salah satu gelandang bertahan paling disegani di era 2000-an.

Skuad Persib Bandung
Skuad Persib Bandung
Sumber :
  • Instagram @gallerrysepakbolaindonesia

 

Ia dikenal sebagai pemain yang tangguh, punya jiwa kepemimpinan kuat, dan karisma yang sulit ditandingi.

Di atas lapangan, sosoknya dikenal tak hanya karena tekel-tekel bersih dan permainan keras, tetapi juga karena ketenangan dan kedewasaannya mengatur ritme permainan.

Karier sepak bolanya dimulai dari kompetisi internal Persib, lalu ia meniti jalan profesional lewat Persikab Kabupaten Bandung.

Selama hampir sembilan tahun (1992–2001), Suwita menjadi tulang punggung klub tersebut sebelum akhirnya diboyong ke PSS Sleman (2001–2003).

Skuad Persib Bandung 2001
Skuad Persib Bandung 2001
Sumber :
  • Instagram @gallerrysepakbolaindonesia

 

Penampilannya yang stabil membuat Persib Bandung kembali meliriknya, dan pada musim 2004–2005, ia resmi mengenakan seragam biru kebanggaan Maung Bandung.

Namun perjalanan kariernya tak selalu mulus. Pada tahun 2006, Suwita sempat hijrah ke PSIS Semarang, sebelum akhirnya kembali lagi ke Persib setahun kemudian dan dipercaya menjadi kapten tim pada periode 2007–2009.

Di masa itu, ia bukan hanya pemimpin di lapangan, tetapi juga sosok panutan bagi pemain muda.

Sayangnya, era keemasan Suwita di Persib mulai meredup ketika pelatih Jaya Hartono mendatangkan Hariono dari Deltras Sidoarjo pada musim 2009.

Eks Persib Bandung Hariono
Eks Persib Bandung Hariono
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

Awalnya, Suwita masih menjadi pilihan utama, tapi seiring berjalannya waktu, perannya mulai tergeser.

Hariono kemudian menjadi pemain kunci dan legenda baru Persib, sementara Suwita perlahan kehilangan tempat di skuad utama.

Usai meninggalkan Persib, perjalanan karier Suwita masih berlanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia sempat membela Persitara Jakarta Utara, kembali ke PSIS Semarang, kemudian pindah ke Persikota Tangerang, hingga akhirnya gantung sepatu bersama Persikotas Tasikmalaya pada tahun 2016–2017.

Dalam perjalanan panjangnya itu, Suwita dikenal sebagai pemain serba bisa yang bisa beradaptasi di berbagai posisi, mulai dari stopper, libero, bek kanan, bek kiri, hingga gelandang bertahan.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT