News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Ikon Persija Ini Bongkar Arogansi Pelatih Persib Bandung Satu Ini: Harusnya Pelatih Bimbing, Bukan Menghakimi

Mantan bek Timnas Indonesia, Maman Abdurrahman, blak-blakan ungkap sisi kelam masa kepelatihannya di Persib Bandung. Ia menyebut sang pelatih kala itu Arogan.
Minggu, 9 November 2025 - 09:36 WIB
Maman Abdurrahman, mantan punggawa Persija Jakarta ceritakan arogannya Pelatih Persib Bandung di masanya.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Tangkapan layar YouTube Persija Jakarta / Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Rivalitas panas antara Persib Bandung dan Persija Jakarta bukan hanya meninggalkan cerita di atas lapangan, tetapi juga di benak para pemain yang pernah membela kedua tim besar tersebut.

Salah satunya dialami oleh Maman Abdurrahman, eks bek tangguh yang pernah memperkuat dua klub rival tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maman mengaku punya pengalaman kurang menyenangkan selama memperkuat Persib Bandung, terutama saat ditangani oleh Daniel Darko Janacković, pelatih asal Serbia yang sempat menukangi Maung Bandung pada musim 2010–2011.

Mantan bek andalan Persija Jakarta dan Timnas Indonesia itu secara blak-blakan menceritakan sifat arogan sang pelatih Persib Bandung itu ketika masih aktif bermain.

“Waktu itu ganti Coach Darko ya, saya memang waktu itu belum jadi pelatih, belum punya lisensi, belum tahu cara melatih seperti apa. Tapi kok saya lihat (Darko) beda dengan pelatih-pelatih yang lain,” ungkap Maman, dikutip dari kanal YouTube Vivagoal Indonesia.

Menurut Maman, gaya komunikasi Daniel Darko Janacković jauh dari kata ideal untuk menangani tim sebesar Persib Bandung.

“Cara melatihnya, komunikasinya, seharusnya kan kalau kita pelatihnya, kamu kurang begini, bla bla. Tapi ini dengan kearoganannya dia, ‘lu harus begini, lu jelek, bla bla’, kan arogan, nggak bisa seperti itu,” tegasnya.

Mantan pemain Timnas Indonesia, Maman Abdurrahman menjadi pelatih Persija Jakarta Youth Development
Mantan pemain Timnas Indonesia, Maman Abdurrahman menjadi pelatih Persija Jakarta Youth Development
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Persija Jakarta

 

Ia menilai seorang pelatih seharusnya bisa membimbing pemain dengan cara yang lebih manusiawi, bukan dengan nada merendahkan. “Pelatih yang baik itu memanggil pemain, menunjukkan kesalahannya, dan memberi solusi, bukan malah menghakimi,” tambahnya.

Tak hanya itu, Maman juga menceritakan kembali salah satu insiden panas antara Markus Horison dan Darko Jankovic. Saat itu, Markus baru kembali ke Persib setelah menjalani laga uji coba bersama Timnas Indonesia.

“Kalau pemain terlambat, ada hukuman. Tapi waktu itu Markus Horison protes karena asisten pelatih terlambat tapi malah didiamkan. Markus emosilah sampai lempar gelas,” ungkap Maman mengenang.

Sebagai informasi, Daniel Darko Jankovic ditunjuk sebagai pelatih Persib Bandung pada musim Liga Indonesia 2010/2011. Namun masa jabatannya tak bertahan lama — hanya sekitar empat bulan sebelum akhirnya pihak klub memutus kontrak sang pelatih.

Pemecatan itu disebut-sebut terjadi karena berbagai faktor, termasuk konflik internal dan perselisihan dengan beberapa pemain, salah satunya dengan Markus Horison.

Nama Maman Abdurrahman sendiri cukup lekat dengan kedua klub rival tersebut. Ia sempat menjadi idola Bobotoh saat berseragam Persib, namun justru mencapai puncak kariernya bersama Persija Jakarta.

Pemain kelahiran 12 Mei 1982 itu sukses mempersembahkan empat trofi bergengsi bagi Persija, termasuk gelar Liga 1 musim 2017/2018 dan Piala Menpora 2021. Di level tim nasional, Maman juga menjadi bagian penting skuad Garuda di era pelatih Alfred Riedl, bahkan turut membawa Indonesia ke posisi runner-up Piala AFF 2010.

Kini, meski sudah tak muda lagi, Maman tetap dikenang sebagai salah satu bek terbaik yang pernah dimiliki Indonesia — dan kisahnya tentang “pelatih arogan” di Persib Bandung menjadi bagian menarik dari perjalanan panjang kariernya di sepak bola nasional.

Sebagai informasi, Persib Bandung baru saja meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Selangor FC di ajang AFC Champions League Two 2025–2026 (ACL 2).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan hasil tersebut, Persib kini memimpin klasemen sementara Grup G dengan 10 poin dari empat pertandingan, unggul satu angka atas Bangkok United di posisi kedua.

Situasi ini membuat peluang Persib untuk lolos ke babak 16 besar semakin terbuka lebar. Dari dua laga tersisa — melawan Lion City Sailors (26 November 2025) dan Bangkok United (10 Desember 2025) — Persib hanya membutuhkan satu poin untuk memastikan tiket ke babak selanjutnya. (ind)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT