News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Cari Persib Bandung, Ini 3 Klub dengan Menit Bermain Terbanyak Pemain U-23 di Super League 2025-2026

Ada 3 klub dengan menit bermain terbanyak pemain U-23 di Super League 2025-2026. Namun, tak ada sang juara bertahan, Persib Bandung.
Jumat, 31 Oktober 2025 - 23:03 WIB
PSM Makassar gagal menang saat hadapi PSIM Yogyakarta pada lanjutan Super League 2025-2026
Sumber :
  • Instagram/PSM Makassar

Jakarta, tvOnenews.com - Ada 3 klub dengan menit bermain terbanyak pemain U-23 di Super League 2025-2026. Namun, tak ada sang juara bertahan, Persib Bandung.

Skuad Persib Bandung saat Menghadapi Bangkok United
Skuad Persib Bandung saat Menghadapi Bangkok United
Sumber :
  • AFC

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Kompetisi sepakbola paling elite di Tanah Air itu telah memasuki pekan ke-11. Hingga saat, ini ada tiga tim teratas yang memberikan menit bermain terbanyak untuk pemain muda kategori U-23. 

Tak hanya sebatas menunaikan kewajiban regulasi, ketiga tim ini memang banyak mengandalkan pemain muda. Siapa saja mereka? Yang pasti, Persib Bandung dan Persija Jakarta tidak termasuk.

3 Klub dengan Menit Bermain Terbanyak Pemain U-23 di Super League 2025-2026:

1. PSM Makassar

PSM Makassar turunkan pemain muda
PSM Makassar turunkan pemain muda
Sumber :
  • PSM Makassar

 

Pertama ada PSM Makassar. Tim Ayam Jantan dari Timur itu menjadi klub paling banyak memberi menit bermain kepada pemain U-23. Durasi bermain para pemain U-23 mereka 1.447 menit hingga pekan ke-10.

Di pertandingan terakhir melawan Persik Kediri, akumulasi durasi menit bermain pemain muda U-23 adalah 145 menit. Dua pemain U-23 yang dimainkan sejak kickoff babak pertama adalah Ricky Pratama dan Ananda Raehan.

Ricky bermain 55 menit dan memberi mencetak assist untuk gol PSM Makassar. Sementara Ananda bermain penuh dua kali 45 menit plus waktu tambahan. Gelandang bertahan Pasukan Ramang ini tidak tergantikan di laga tersebut. 

2. PSIM Yogyakarta

Tim promosi PSIM Yogyakarta menempati urutan kedua dalam urusan menit bermain terbanyak untuk pemain U-23. Hingga pekan lalu, Laskar Mataram mencatat 1.430 menit durasi bermain pemain U-23. Di pertandingan melawan Dewa United Banten FC, PSIM memainkan Cahya Supriadi dan Raka Cahyana.

Cahya dan Raka bermain penuh selama 90 menit. Keduanya memang sudah menjadi pilar tim sejak awal musim. Bahkan kemudian masuk dalam skuat Timnas Indonesia U-23 persiapan SEA Games.

3. Bali United

Serdadu Tridatu memang sejak lama sudah mengandalkan pemain muda. Termasuk kategori umum U-23. Termasuk kapten Timnas U-23, Kadek Arel dan kompatriotnya, Rahmat Arjuna.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Total durasi bermain pemain U-23 Bali United hingga pekan ke-10 adalah 1.126 menit. Pada pertandingan terakhir Pekan lalu, Bali United memainkan empat pemain U-23. Yaitu Kadek Arel, Jens Raven, Maouri Ananda Yves Ramli Simon dan Rahmat Arjuna.

(yus)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT