News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cara Kakang Rudianto Buktikan Diri Bukan Cuma Penggembira Regulasi U-23 di Persib

Kakang Rudianto dipanggil dalam daftar 32 pemain Timnas Indonesia U-23 untuk SEA Games 2025 Thailand. Dipimpin oleh Indra Sjafri, Kakang mengikuti pemusatan latihan di Jakarta pada 2-14 Oktober 2025.
Minggu, 5 Oktober 2025 - 15:54 WIB
Kakang Rudianto Ingin Buktikan Diri di Persib, Bukan Cuma Jadi Penggembira Regulasi U-23
Sumber :
  • tvOnenews-Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com - Kakang Rudianto ingin membuktikan diri bahwa dia bukan cuma menjadi penggembira regulasi U-23 di Persib Bandung. Kakang justru menjadi pemain tersibuk Persib bahkan sejak pramusim.

Kakang Rudianto dipanggil dalam daftar 32 pemain Timnas Indonesia U-23 untuk SEA Games 2025 Thailand. Dipimpin oleh Indra Sjafri, Kakang mengikuti pemusatan latihan di Jakarta pada 2-14 Oktober 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, Kakang belum sempat beristirahat bahkan sejak pramusim Super League 2025-2026. Dia kerap menggunakan waktu liburnya dengan membela berbagai tim selain Persib Bandung

Sebut saja saat dia tampil untuk ASEAN All Star dengan mengalahkan Manchester United. Kakang pun beberapa kali membela Timnas Indonesia U-23 dari mulai Piala AFF U-23 hingga Kualifikasi Piala Asia U-23.

Kini, Kakang pun harus mengorbankan masa istirahat pada jeda FIFA Matchday. Menjadi pemain paling sibuk, Kakang justru termotivasi untuk membuktikan diri.

"Intinya saya sangat bersyukur dan selalu berdoa, semoga saya bisa memaksimalkan kesempatan ini karena tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan ini," kata Kakang.

Walau tak mendapatkan waktu libur yang dia idam-idamkan, Kakang Rudianto mengaku tak mempermasalahkan hal tersebut.

Masih berusia 22 tahun dan sudah memiliki jam terbang tinggi diakuinya menjadi sesuatu yang tak bisa dimiliki oleh pemain lain.

"Kalau lihat jadwal ya memang padat, tapi saya bersyukur karena selalu diberikan kesehatan di jadwal padat ini," kata Kakang.

"Intinya tidak masalah tidak dapat libur, tapi saya harus bisa meningkatkan kemampuan saya menjadi lebih baik di Timnas Indonesia U-23 ini," kata Kakang.

Kakang memang menjadi salah satu proyeksi Bojan Hodak dalam memiliki pemain U-23 sebagai regulasi Super League 2025-2026. Seperti diketahui, tim peserta wajib menurunkan pemain U-23 selama 45 menit dan menjadi starter.

Sayangnya, Kakang Rudianto kerap kali menjadi pesakitan dengan tuduhan pada sang pemain bahwa dia menjadi sumber kebobolan Persib.

Bagi Kakang, setiap kritik tersebut menjadi masukan agar dia bisa bermain lebih baik ke depan. Baginya, dia diturunkan oleh Bojan Hodak bukan karena regulasi tapi karena kemampuannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya cuma berusaha saja di latihan, mungkin semuanya Coach Bojan dan asistennya yang bisa menilai," kata Kakang.

"Saya hanya bekerja keras dan berusaha meningkatkan kemampuan saya di latihan supaya dapat kesempatan," katanya. (hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT