News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mauricio Souza Kesal Bukan Main Lihat Para Pemain Bali United Suka Jatuh Demi Mengulur-ulur Waktu

Persija Jakarta ditahan imbang 1-1 Bali United pada pekan kelima Super League 2025-2026
Minggu, 14 September 2025 - 23:46 WIB
Persija Jakarta vs Bali United di Pekan Kelima Super League 2025-2026
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengaku sangat kesal melihat kelakuan para pemain Bali United yang sering terjatuh demi menghambat permainan. 

Persija Jakarta hanya mampu meraih hasil imbang saat menjamu Bali United dalam pekan kelima Super League 2025/2026.

{{imageId:368249}}

‎Pertandingan itu sendiri telah berlangsung di Jakarta International Stadium pada Minggu (14/9/2025). 

‎Setelah laga, Mauricio Souza blak-blakan mengaku kesal dengan kelakuan para pemain Bali United saat pertandingan. 

‎Mauricio Souza menilai bahwa para pemain Bali United terlalu banyak terjatuh demi bisa mengulur-ulur waktu laga. 

‎Dirinya bahkan menyebut jika Persija Jakarta seperti hanya bermain 50 menit saja akibatnya banyaknya momen yang membuat laga berhenti. 

‎"Saat kalah atau menang, kami tidak mau jatuh-jatuh terus untuk membuang waktu. Itu membuat kami kesal," ujar Mauricio Souza, Minggu (14/9/2025). 

‎"Kami pikir itu normal, karena pertandingan itu sebenarnya punya 100 menit, tapi kami cuma main 45-50 menit," tambahnya. 

‎Lebih lanjut, pelatih asal Brasil itu juga melayangkan kritik terhadap kinerja wasit yang memimpin laga Persija Jakarta menghadapi Bali United. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

{{imageId:368247}}

‎Menurutnya, wasit tidak memberikan perpanjangan waktu semestinya. Padahal ia menganggap jika skuadnya berhak mendapatkan waktu lebih lama karena banyaknya kejadian yang dilakukan para pemain skuad Serdadu Tridatu. 

‎"Saya tidak tahu informasi bagaimana wasit dapat di Indonesia supaya bisa lebih baik menangani situasi seperti itu. Karena tadi ada 8 kali masuk, tapi cuma 6 menit mereka tambah waktunya," jelas Mauricio Souza. 

‎"Lalu permainan berhenti 3 menit lagi dalam 6 menit itu. Kenapa pula wasit tidak panggil bantuan untuk bantu pemain di apangan keluar," lanjutnya. 

‎Mauricio Souza pun kembali menyindir kualitas wasit Indonesia yang dianggap mengganggu jalannya permainan. 

‎Ia mengatakan bahwa para wasit di Indonesia harus segera ditingkatkan demi sepak bola Tanah Air lebih baik. 

‎Dirinya juga menyinggung terkait banyaknya klub di Super League yang melakukan protes terhadap kinerja wasit. 

‎"Itu yang harus Indonesia pikir, dari 18 tim di Liga, 16-nya sering komplain soal wasit. Saya lihat wasit itu mengganggu permainan, untuk hasil final dari kedua tim, untuk terjadi di dalam pekan ini," kata Mauricio Souza. 

‎"Kalau kalian tahu apa yang saya bicarakan. Kalau kita pikir itu normal, hal begini akan terjadi terus sepanjang musim ini," tutupnya. 

(igp/aes)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT