News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Ridhuan Muhamad, Pemain Singapura yang Pernah Bela Arema FC Dapat Ketenaran di Indonesia

Ridhuan Muhamad bergabung dengan Arema 2009 bersama dengan pemain Singapura lainnya, Noh Alam Shah. 
Rabu, 27 Agustus 2025 - 20:11 WIB
Masih Ingat Ridhuan Muhamad, Pemain Singapura yang Pernah Bela Arema FC Kenang Kembali Ketenaran di Indonesia
Sumber :
  • Tanjong Pagar

Jakarta, tvOnenews.com - Masih ingat Ridhuan Muhamad? Pemain Singapura yang pernah bela Arema FC mengenang kembali masa ketenarannya di Indonesia. 

Ridhuan Muhamad bergabung dengan Arema 2009 bersama dengan pemain Singapura lainnya, Noh Alam Shah

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu, keduanya menjadi bintang dengan membawa Arema FC menjadi juara Liga Indonesia bersama pelatih Robert Rene Alberts. 

"Setiap gim di Indonesia selalu ditonton oleh ribuan suporter, bahkan ketika Arema saat itu selalu ditonton 20-30 ribu suporter di stadion," kenang Ridhuan Muhamad. 

Ridhuan Muhamad mengakui berkarir di Indonesia tak melulu soal ketenaran. Dia menyebut banyak klub yang menjanjikan kontrak besar namun dalam realisasinya justru menjadi lebih telat bahkan tak digaji. 

"Beruntung saya hanya harus menunggu sampai kompetisi selesai," katanya. 

Ketika Ridhuan Muhamad menyusul Noh Alam Shah, dia mengakui bukan siapa-siapa dibandingkan dengan rekan satu timnya. 

Namun di sana dia justru berkembang dengan pesat termasuk dengan bantuan perbedaan atmosfer yang dia rasakan ketika masih bermain di Singapura.

"Tak ada getaran yang terjadi jika atmosfernya kurang, dan saya menikmati ketika atmosfer besar itu terasa gila, saya merasa bangga ketika laga tandang saya merasa ditekan suporter lawan," katanya. 

Apa yang berbeda justru dirasakan oleh Ridhuan Muhamad adalah ketika dia tidak memiliki privasi selama memperkuat klub-klub di Indonesia. 

"Itu terjadi ketika saya bersama Noh Alam Shah merasa menjadi bintang disini, tapi ketika waktu libur tiba dan kami pulang ke Singapura, 'inilah kehidupan asli kita', dan kita tertawa," katanya. 

Salah satu ketenaran yang dia banggakan adalah ketika dia tidak merasa butuh penjagaan karena justru sudah dijaga oleh pihak keamanan dan bahkan tanpa dibayar. 

"Secara otomatis pihak keamanan mengikuti kita, bahkan di toilet mereka menjaga kita," kenangnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia bersyukur bisa bermain di Indonesia bersama Noh Alam Shah. Menurutnya, Noh Alam Shah masih menjadi legenda di sepak bola Indonesia. 

"Dia adalah sosok bermental baja dan memiliki sikap yang disiplin, dia selalu memberikan 1000 persen kemampuannya," katanya. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT