News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Jujur Jordi Amat Ditanya Pilih Main di JIS atau GBK: Yang Paling Penting Itu…

Bek Persija Jakarta, Jordi Amat, memberikan komentarnya soal perbandingan dua stadion besar di Jakarta usai menjalani debut manis bersama Macan Kemayoran.
Minggu, 27 Juli 2025 - 12:55 WIB
Bek Persija Jakarta, Jordi Amat
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Jakarta, tvOnenews.com – Bek Persija Jakarta, Jordi Amat, memberikan komentarnya soal perbandingan dua stadion besar di Jakarta usai menjalani debut manis bersama Macan Kemayoran.

Jordi tampil impresif dalam laga uji coba melawan Arema FC yang dimenangkan Persija dengan skor 3-0.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertandingan tersebut digelar di Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu (26/7/2025) malam WIB, sekaligus menjadi laga perdana Jordi bermain di atas rumput JIS.

Usai laga, Jordi mengaku sangat takjub bisa tampil di depan puluhan ribu The Jakmania yang memadati stadion.

Namun, ia juga menyampaikan kritik terhadap kondisi lapangan JIS, khususnya kualitas rumput yang dinilainya masih perlu perbaikan.

Menurut Jordi, rumput di JIS harus ditingkatkan agar bisa menunjang permainan yang lebih optimal.

Meski begitu, ia memaklumi karena laga ini masih menjadi bagian dari awal persiapan menuju Super League 2025/2026.

“Para fans sangat menakjubkan. Memang benar, rumputnya harus sedikit diperbaiki. Namun, itu normal karena ini laga perdana,” ujar Jordi Amat.

“Namun, hasilnya sangat bagus. Saya pikir kami pantas mendapatkannya. Kami mengontrol pertandingan,” tambahnya.

Penampilan di JIS itu menjadi pengalaman kedua Jordi bermain di dua stadion berbeda di Jakarta.

Sebelumnya, ia sudah beberapa kali tampil di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) saat membela Timnas Indonesia.

Bek berusia 33 tahun itu turut membandingkan kedua stadion tersebut.

Ia menyebut JIS memiliki atmosfer yang berbeda, terutama karena jarak tribun suporter yang lebih dekat dengan lapangan.

Meski begitu, Jordi menilai baik JIS maupun SUGBK sama-sama stadion yang luar biasa.

“Saya tahu, saya tahu (tribun JIS dekat dengan lapangan),” ucap Jordi.

“Tidak, pada akhirnya keduanya (JIS dan GBK) adalah stadion yang mengagumkan, itu benar. JIS dan GBK luar biasa,” lanjutnya.

Lebih jauh, Jordi menyoroti atmosfer suporter di JIS yang begitu dekat dan intens.

Namun secara tersirat, ia menilai kualitas rumput di GBK sedikit lebih baik dibanding JIS.

“Lingkungan di JIS sangat terasa. Semua dukungan dari para fans di sini luar biasa. Saya hanya ingin rumput yang terbaik,” ujar Jordi Amat.

“Saya pikir itu sangat penting untuk bisa bermain sepak bola yang bagus, untuk berkembang, dan untuk memiliki rumput yang baik,”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi, saya berharap kedua stadion memiliki kualitas rumput yang bagus. Dan Anda akan melihat permainan apik dari tim,” tutupnya.

(igp/sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT