News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Merantau Ke Asia di Usia Muda, Kiper Wales Akui Coba Peruntungan Bersama Persib Bandung

Pemain berkebangsaan Wales, Adam Przybek meninggalkan Eropa untuk membela Persib Bandung di usianya yang baru 25 tahun.
Rabu, 23 Juli 2025 - 15:00 WIB
Merantau Ke Asia di Usia Muda, Kiper Wales Akui Coba Peruntungan Bersama Persib Bandung
Sumber :
  • tvOnenews/Dwi RB

Bandung, tvOnenews.com - Kiper Persib, Adam Przybek buka suara soal alasannya memilih meratau ke Asia dengan membela Persib di usia yang masih terbilang muda.

Pemain berkebangsaan Wales ini meninggalkan Eropa untuk membela Maung Bandung di usia 25 tahun. Eks pemain Penybont FC tersebut mencoba peruntungan di Benua Kuning dengan menjalin kontrak dua tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adam menjelaskan proses hingga akhirnya dia hijrah menuju Bandung. Tawaran datang dari Persib setelah dipastikan kehilangan Kevin Ray Mendoza yang tidak melanjutkan kerja sama usai meraih gelar juara back to back.

"Alasan saya memutuskan meninggalkan Eropa dan ke Indonesia adalah karena agen saya menghubungi dan memberi tahu bahwa Persib tertarik merekrut saya," ujar Adam Przybek saat diwawancara di Thailand, Rabu (23/7/2025).

Uniknya tawaran bergabung datang ketika dia sedang berlibur di Indonesia, tepatnya di pulau Bali. Hal itu membuat Adam langsung mencari informasi terkait Persib yang ternyata juara bertahan Liga 1 2024-2025.

"Saat itu saya sedang liburan musim panas di Bali, dan saya memang sudah sempat memperhatikan sepakbola Indonesia. Saya melihat beberapa klub seperti Bali United dan saya tahu Persib ialah juara tahun lalu. Jadi saat agen saya memberi tahu ketertarikan dari Persib, saya langsung mengecek Instagram klub serta mencari informasi di google," lanjutnya.

Banyak yang mempertanyakan keputusannya memutuskan hijrah ke Indonesia dan meninggalkan Eropa. Tetapi pertimbangan sudah dilakukan oleh Adam dan dirinya menegaskan menerima tawaran Persib adalah hal yang tidak bisa ditolak.

"Tentunya bagi saya, kesempatan ini terlalu bagus untuk dilewatkan bermain untuk klub sebesar Persib dan juga tinggal di tempat seindah Indonesia. Ini keputusan yang mudah bagi saya," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya hidup adalah tentang tantangan, hal itu yang membuatnya bersedia menghadapi fase karir yang baru dan meninggalkan Eropa. Apalagi Adam mengaku terkesan dengan animo tinggi Bobotoh dalam memberi dukungan.

"Saya hanya butuh sekitar 30 detik untuk memutuskan mau bergabung. Saya melihat seberapa besar klub ini, basis suporternya sangat besar, stadionnya juga luar biasa. Jadi, bagi saya itu keputusan mudah," terang mantan kiper Timnas Wales U-21 ini.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT