News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Persija Dukung Penambahan 11 Pemain Asing, Liga 1 Indonesia Siap Meledak di Asia

Direktur Utama Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menyatakan peningkatan peringkat Liga 1 Indonesia di kancah Asia menjadi tanggung jawab bersama.
Sabtu, 5 Juli 2025 - 03:41 WIB
Persija Dukung Penambahan 11 Pemain Asing, Liga 1 Indonesia Siap Meledak di Asia
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Utama Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menyatakan peningkatan peringkat Liga 1 Indonesia di kancah Asia menjadi tanggung jawab bersama.

Dia mengatakan seluruh elemen sepak bola nasional, mulai dari pemilik klub, operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB), hingga induk organisasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada Maret 2025, Liga 1 mencatat kemajuan dengan naik satu peringkat di zona ASEAN, dari posisi keenam menjadi kelima. 

Sementara itu, di tingkat Asia, Liga 1 mengalami lonjakan dari peringkat ke-28 ke peringkat ke-25. Capaian ini, menurut Prapanca, harus menjadi motivasi untuk mendorong kualitas liga secara menyeluruh.

“Kita punya PR bersama, ya. Para pemilik klub, penyelenggara kompetisi, dan PSSI harus sama-sama bekerja untuk menaikkan peringkat liga. Kita baru naik satu peringkat di ASEAN, tapi saya yakin, dengan kebijakan yang tepat, kualitas pertandingan bisa terus meningkat,” ujar Prapanca dilansir Sabtu (5/7/2025).

Menurutnua, salah satu langkah strategis yang kini tengah diwacanakan adalah penambahan kuota pemain asing dalam skuad klub Liga 1 untuk musim kompetisi 2025/2026. 

Saat ini, Liga 1 mengadopsi format 8 pemain asing (6 di susunan utama dan 2 cadangan), dan PSSI bersama PT LIB mewacanakan peningkatan menjadi 11 pemain asing.

Prapanca menyambut positif wacana tersebut. Ia menilai, kebijakan ini berpotensi memberikan dampak domino, baik terhadap peningkatan kualitas pertandingan di dalam negeri maupun performa klub Indonesia di kompetisi Asia.

“Ini proses jangka panjang. Kita tidak bisa berharap hasilnya langsung kelihatan dalam satu atau dua tahun. Tapi dalam lima tahun ke depan, kalau kebijakan ini dijalankan dengan konsisten, saya yakin perubahan besar akan terjadi,” ujarnya.

Daya Saing Klub di Asia Jadi Kunci

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Prapanca, salah satu indikator utama dalam peringkat kompetisi Asia adalah performa klub-klub nasional dalam turnamen antarklub Asia, seperti AFC Champions League dan kompetisi regional ASEAN Club Championship.

“Kalau klub-klub kita bisa bersaing di level Asia dan menorehkan prestasi, otomatis peringkat liga juga akan terdongkrak. Jadi memang, perlu pembenahan dan peningkatan kualitas secara menyeluruh, termasuk dari sisi infrastruktur, pemain, manajemen, dan tentunya dukungan dari suporter,” katanya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT