News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mangkir ACC 2025-2026, Bagaimana Nasib Klub Indonesia di ASEAN?

Dua klub perwakilan Indonesia, Malut United dan Persebaya Surabaya tak bisa tampil di ajang ASEAN Cup Championship 2025-2026.
Kamis, 3 Juli 2025 - 21:33 WIB
Persebaya Surabaya
Sumber :
  • Persebaya.id

Jakarta, tvOnenews.com - Klub Indonesia mangkir dalam ajang ASEAN Cup Championship 2025-2026.

Dua klub perwakilan Indonesia, Malut United dan Persebaya Surabaya tak bisa tampil setelah AFF meminta PT Liga Indonesia Baru untuk menurunkan juara dan runner up Liga 1, Persib Bandung dan Dewa United. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengingat regulasi pembagian klub sudah diatur sejak lama, PT LIB pun berusaha membujuk AFF untuk tetap menurunkan Malut United dan Persebaya. 

AFF akhirnya tak memasukan perwakilan Indonesia dalam list daftar drawing fase Grup ACC 2025-2026 yang akan diselenggarakan Jumat (4/7/2025) di Bangkok. 

Hal ini pun menjadi pertanyaan publik mengingat ACC baru digelar sejak musim lalu dimana saat itu Indonesia diwakili oleh PSM Makassar dan Borneo FC. 

Apalagi, AFC akan memberikan sanksi pada klub dan federasi jika negara yang seharusnya tampil di kompetisi tingkat Asia absen. 

Sebut saja saat Korea Utara dicoret dari daftar peserta AFC Champions League Two 2024-2025 karena tak dapat memiliki lisensi AFC. 

Ketakutan pun dialami suporter sepak bola Indonesia jika klub Liga 1 absen di ACC 2025-2026.

Direktur PT Liga Indonesia Baru, Ferry Paulus menyebut absennya klub Liga 1 di gelaran ACC 2025-2026 belum akan berdampak pada nasib klub Indonesia di masa yang akan datang. 

"Kalau kita tidak diikutsertakan ya tidak apa apa, tidak ada konsederasi apa-apa, tetap kita punya kebijakan sendiri," kata Ferry. 

Konsekuensi PT LIB untuk tak melepas Persib dan Dewa United ke ACC 2025-2026 pun berdampak pada dua tim ini yang memang bermain di AFC Champions League Two dan AFC Challenge League. 

Kedua tim ini pun berjuang agar poin Indonesia di AFC bertambah. Poin di AFC memang akan dihitung koefisiennya untuk menentukan jumlah peringkat liga di Asia serta kuota peserta kompetisi Asia. 

"Kalau AFC pasti kena sanksi, kalau AFF kita tidak tahu," kata Ferry. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau ditanya apa yang diprioritaskan adalah bagaimana kita naik peringkat, karena ada koefisien," kata Ferry. 

Walau absen di musim ini, Ferry memastikan LIB mendukung penuh terselenggaranya ACC termasuk keikutsertaan klub Liga 1 musim depan.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT