News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kaca Bus Pecah hingga Beberapa Ofisial Terluka Akibat Insiden Pelemparan Batu, Persik Kediri Pilih Legowo dan Maafkan Arema FC

Perwakilan Persik Kediri memilih legowo dan memaafkan Arema FC usai mendapatkan teror pelemparan batu setelah pertandingan.
Senin, 12 Mei 2025 - 10:12 WIB
Bus Para pemain Persik Kediri usai terkena lemparan batu oleh oknum suporter setelah melawan Arema FC
Sumber :
  • Instagram/@futbolindonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Perwakilan Persik Kediri memilih legowo dan memaafkan Arema FC usai mendapatkan teror pelemparan batu setelah pertandingan.

Arema FC akhirnya kembali bisa menggelar laga kandang di Stadion Kanjuruhan, Malang saat menjamu Persik Kediri di pekan ke-32 Liga 1 2024-2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertandingan yang berakhir 3-0 untuk kemenangan skuad Macan Putih itu berlangsung pada Minggu (11/5/2025) pukul 15.30 WIB.

Arema FC vs Persik Kediri di Liga 1 2024-2025
Arema FC vs Persik Kediri di Liga 1 2024-2025
Sumber :
  • Instagram/Arema FC

 

Ini menjadi laga kandang pertama bagi Arema FC di Stadion Kanjuruhan sejak Oktober 2022 usai mendapatkan sejumlah renovasi dari pemerintah.

Sayang, pertandingan perdana di Malang itu pun harus diwarnai dengan insiden pelemparan batu oleh oknum terhadap bus Persik Kediri setelah pertandingan.

Imbas dari kejadian itu, membuat kaca bus yang membawa para pemain Persik Kediri itu harus pecah dan beberapa ofisial terluka.

Bus Para pemain Persik Kediri usai terkena lemparan batu oleh oknum suporter setelah melawan Arema FC
Bus Para pemain Persik Kediri usai terkena lemparan batu oleh oknum suporter setelah melawan Arema FC
Sumber :
  • Instagram/@futbolindonesia

 

Pihak panitia pelaksana (Panpel) Arema FC pun telah meminta maaf kepada skuad Macan Putih atas kejadian tersebut.

Mereka berjanji akan mengusut tuntas insiden pelemparan batu itu dan mengejar sejumlah oknum yang terlibat dengan menjalin kerjasama dengan pihak kepolisian.

Tragedi Kanjuruhan Seolah Tak Jadi Pelajaran Buat Suporter, Panpel Arema FC Jujur soal Kerusakan Bus Persik Kediri
Tragedi Kanjuruhan Seolah Tak Jadi Pelajaran Buat Suporter, Panpel Arema FC Jujur soal Kerusakan Bus Persik Kediri
Sumber :
  • Arema FC

 

Usai mendapatkan perlakuan tak menyenangkan akibat adanya pelemparan batu, perwakilan dari Persik Kediri pun sangat menyayangkan terjadinya insiden tersebut.

Namun, perwakilan Persik Kediri itu pada akhirnya memilih untuk legowo dan memaafkan Arema FC atas insiden pelemparan batu yang terjadi.

"Saya dari perwakilan Persik sangat menyayangkan apa yang terjadi saat bus kami mau perjalanan pulang," ujar Perwakilan Persik Kediri dikutip dari akun Instagram Arema FC.

"Dengan kerendahan hati, kami menerima permintaan maaf dari Arema FC," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, perwakilan Persik Kediri itu pun mendukung penuh langkah Arema FC dalam mencari oknum pelaku pelemparan tersebut dengan bekerja sama dengan pihak kepolisian.

Menurutnya, pelaku pelemparan tersebut harus ditangkap dan dimintai keterangan lebih lanjut apa motif melempar batu ke bus Persik Kediri.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT