News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jadwal Liga 1 Hari Ini Jumat 9 Mei 2025: Persib Siap Berpesta di Bandung hingga Duel Hidup Mati PSIS Semarang Vs PSS Sleman di Zona Degradasi  

Jadwal Liga 1 2024-2025 pekan ke-32 pada hari ini, Jumat 9 Mei 2025 ada tiga laga seru termasuk Persib Bandung vs Barito Putera hingga PSIS Semarang vs PSS Sleman.
Jumat, 9 Mei 2025 - 09:23 WIB
Persib Bandung juara Liga 1 2024-2025
Sumber :
  • Persib Bandung

Jakarta, tvOnenews.com - Jadwal Liga 1 2024-2025 pekan ke-32 pada hari ini, Jumat 9 Mei 2025 ada tiga laga seru termasuk Persib Bandung vs Barito Putera hingga PSIS Semarang vs PSS Sleman.

Sorotan tertuju pada sang juara, Persib Bandung akan menjamu Barito Putera di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat 9 Mei 2025 malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persib Bandung tetap incar poin penuh saat hadapo Barito Putera
Persib Bandung tetap incar poin penuh saat hadapo Barito Putera
Sumber :
  • Persib Bandung

 

Pada pertandingan pertama setelah memastikan gelar juara ini, pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memastikan skuad Pangeran Biru akan tetap tampil maksimal.

Sebagai informasi, Maung Bandung sudah memastikan gelar juara Liga 1 2024-2025 pada pekan ke-31 dengam raihan 64 poin.

Namun, dia menilai pertandingan melawan Barito Putera tidak akan mudah karena sang rival butuh kemenangan untuk keluar dari zona degradasi.

Hingga pekan ke-31, Barito Putera berada di peringkat 16 dengan nilai 30.

Selain motivasi Barito Putera, Hodak menyebut bahwa timnya juga memiliki tantangan para pemainnya mengalami penurunan motivasi untuk menang.

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak
Sumber :
  • tvOnenews.com - Dwi R Belva

 

"Buat kami, ini ada sedikit tantangan. Setelah memastikan gelar juara, secara psikologis pemain perlu dorongan kuat untuk terus menaikan poin yang saat ini sudah didapat," kata Hodak dalam pre match press conference di Stadion GBLA, Kamis 8 Mei 2025.

Namun, ia menegaskan Ciro Alves dkk akan berusaha keras untuk meraih kemenangan, karena timnya tidak mau kalah di hadapan pendukungnya.

Hodak menjelaskan, dalam kondisi apapun, pemain harus mau berjuang untuk meraih kemenangan dalam setiap pertandingan.

“Kami harus mencoba untuk menang di setiap pertandingan, karena jika sekarang kami lengah dan mulai kalah, tentu orang-orang akan kehilangan rasa hormat. Jadi itulah kenapa setiap laga kami harus coba menang," kata Hodak.

Bukah hanya itu, dengan nada bercanda, Hodak mengatakan, kemenangan juga penting untuk menambah uang saku pemainnya.

Sebab, setiap kemenangan, tim akan mendapat bonus dari manajemen. Hal itu, katanya jadi tambahan semangat pemain untuk tampil maksimal.

"Dan tentu saja, anak-anak punya bonus juga (bila sapu bersih tiga laga sisa). Jadi mereka akan berjuang untuk itu (menang," ucapnya.

Untuk itu, pelatih asal Kroasia ini mengatakan, ia tetap akan menurunkan komposisi tim terbaiknya. Hodak juga memastikan, pemain lain akan mendapatkan tambahan menit bermain.

"Skuad utama akan tetap dimainkan. Satu-satunya hal mungkin hanya beberapa pemain akan mendapat menit bermain lebih banyak dari biasanya. Tapi tidak akan ada banyak perubahan. Kami akan bermain untuk menang di setiap pertandingan. Stadion akan penuh, jadi di hadapan para suporter kami selalu mencoba meraih tiga poin," jelasnya.

Selain Persib, laga panas juga akan tersaji di Stadion Jatidiri, Semarang, pada Jumat (9/5/2025) sore WIB, ketika PSIS Semarang menjamu PSS Sleman.

Pertandingan ini tak sekadar duel biasa, melainkan pertarungan hidup dan mati antara dua tim yang sedang berada di papan bawah.

PSIS Semarang, yang kini terpuruk di dasar klasemen dengan raihan 25 poin, membutuhkan kemenangan lebih dari sekadar tiga angka.

Ini adalah pertaruhan harga diri, semangat, dan harapan terakhir untuk tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Adapun PSS Sleman, pun berada dalam posisi genting karena menempati urutan ke-17 dengan jumlah poin yang sama.

Selisih posisi yang tipis itu hanya mempertegas pertandingan ini adalah laga final kecil bagi kedua kesebelasan.

Secara historis, PSIS bisa sedikit bernapas lega. Dari delapan pertemuan terakhir di era Liga 1, tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar ini mampu mengemas enam kemenangan, satu kali seri, dan hanya sekali kalah dari PSS.

Statistik ini menjadi suntikan moral tersendiri bagi para pemain, apalagi dengan dukungan publik Jatidiri yang memadati tribun demi menyaksikan upaya kebangkitan tim kebanggaan.

"Kami akan berusaha sekuat tenaga. Laga makin sedikit, tapi peluang belum tertutup dan kami akan berjuang sekuat yang kami bisa," ujar caretaker pelatih PSIS, Muhammad Ridwan.

Namun, tantangan di depan mata tidak mudah. PSIS sudah sebelas laga tanpa kemenangan, terakhir kali mereka merayakan tiga poin adalah pada 26 Januari lalu, kala menumbangkan PSBS Biak dengan skor 3-1.

Sejak itu, mereka hanya mampu mengantongi empat hasil imbang dan menelan tujuh kekalahan.

Di sisi lain, PSS Sleman datang dengan semangat baru. Kemenangan meyakinkan 3-1 atas PSM Makassar pada pekan sebelumnya menjadi bahan bakar kepercayaan diri bagi Super Elang Jawa.

Pelatih Pieter Huistra sadar bahwa peluang timnya juga sangat bergantung pada hasil tim-tim lain di papan bawah. Namun, baginya, fokus utama tetaplah menyapu bersih tiga laga tersisa.

“Kami harus bermain bagus dan menang pada tiga pertandingan ini, lalu menunggu hasil dari klub lain. Sesederhana itu,” tegas pelatih asal Belanda.

Sementara itu, Dewa United yang terus bercokol di papan atas klasemen hingga jelang berakhirnya musim, hanya membutuhkan satu poin untuk melampaui torehan poin tertingginya di Liga 1.

Saat ini, tim berjuluk Banten Warriors itu duduk di peringkat kedua sementara dengan total 54 poin. Mereka sukses mencatatkan 15 kemenangan, sembilan imbang, dan tujuh kekalahan dalam 31 laga sejauh ini.

Sejak promosi dan tampil di Liga 1 pada musim 2022-2023, torehan poin tertinggi Dewa United ialah 54 poin yang didapatkan pada musim lalu.

Skuad asuhan Jan Olde Riekerink itu finis di posisi kelima dengan 54 poin hasil dari 14 kali menang, 12 imbang, dan delapan kali kalah.

Dengan begitu, Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan hanya membutuhkan satu poin lagi guna melampaui catatan terbaik mereka tersebut saat mlawan Persita Tangerang.

Jadwal Liga 1 Hari Ini Jumat 9 Mei 2025: Persib Bandung

15.30 WIB – PSIS Semarang vs PSS Sleman

15.30 WIB – Dewa United vs Persita Tangerang

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

19.00 WIB – Persib Bandung vs Barito Putera

(yus)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT