News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Jejak Kelam Yuran Fernandes di Liga 1, Karier Bersama PSM Bisa Hancur Gara-gara Medsos?

Bek tangguh milik PSM Makassar,  Yuran Fernandes, tengah menjadi sorotan publik sepak bola Tanah Air.
Kamis, 8 Mei 2025 - 15:07 WIB
Bek asing PSM Makassar Yuran Fernandes
Sumber :
  • PSM Makassar

Jakarta, tvOnenews.com - Bek tangguh milik PSM Makassar,  Yuran Fernandes, tengah menjadi sorotan publik sepak bola Tanah Air.

Hal ini bermula dari unggahan kontroversialnya di media sosial yang menyindir kualitas Liga 1, yang memicu reaksi keras dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam unggahannya di Instagram Story, pemain asal Tanjung Verde itu menyebut sepak bola Indonesia sebagai 'lelucon' dan menuding kompetisi lokal hanya cocok untuk 'cari uang', bukan untuk pemain yang ingin berkarier dengan serius.

Komentar ini sontak memicu kemarahan netizen dan juga mendapat perhatian langsung dari Erick Thohir.

“Dia (Yuran Fernandes) sudah minta maaf. tetapi kalau dia menyesal main di Indonesia, jangan main di Indonesia,” ujar Erick, dikutip dari Antara pada Selasa (6/5/2025).

“Main saja di luar negeri. Kalau dia menyesal main di Indonesia, jangan main disini,” tegas Menteri BUMN tersebut.

Yuran pun telah memberikan klarifikasi bahwa sindiran tersebut ditujukan untuk kualitas sepak bola, bukan bangsa Indonesia.

Namun, Erick tetap memberi isyarat bahwa pemain asing yang tidak menghormati sepak bola nasional tidak pantas bermain di sini.

Di balik kontroversinya, berikut tiga catatan kelam atau "dosa" Yuran Fernandes selama merumput di Liga 1 Indonesia:

Sindiran Pedas ke Sepak Bola Indonesia
Insiden paling anyar adalah unggahan Yuran di Instagram pascalaga antara PSS Sleman dan PSM Makassar.

Pemain PSM Makassar Yuran Fernandes sindir kualitas sepak bola Indonesia
Pemain PSM Makassar Yuran Fernandes sindir kualitas sepak bola Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

Ia menyebut sepak bola Indonesia "lelucon" dan mengkritik keras sistem dan kualitas liga yang dinilai tidak layak bagi pemain profesional.

Ungkapan tersebut dianggap merusak citra sepak bola nasional dan menyinggung banyak pihak, baik suporter maupun otoritas sepak bola Indonesia.

Membentak Wasit hingga Kartu Merah
Yuran juga pernah terlibat insiden di Liga 1 musim 2022-2023. Ia mendapat denda sebesar Rp15 juta dari Komite Disiplin PSSI setelah melakukan protes berlebihan dan membentak wasit dalam satu pertandingan.

Aksi tersebut membuatnya diganjar kartu merah langsung dan menuai kritik keras dari publik dan pengamat sepak bola.

Konflik dengan Jaime Xavier
Di musim 2022-2023, Yuran Fernandes terlibat friksi dengan bek Persis Solo, Jaime Xavier.

Insiden tersebut menjadikannya musuh bersama (public enemy) bagi pendukung Persis.

Ketegangan yang terjadi di lapangan mencoreng sportifitas dan memperburuk citranya sebagai pemain asing di Liga 1.

Profil Singkat & Statistik Yuran Fernandes
Yuran Fernandes merupakan bek tengah berpostur tinggi asal Tanjung Verde. 

Yuran Fernandes mulai bermain di Liga 1 bersama PSM Makassar sejak musim 2022/2023 dan langsung tampil impresif dalam dua musim pertamanya.

Pada musim debutnya, ia mencatat 32 penampilan dan mencetak 6 gol serta berperan penting dalam membawa PSM meraih gelar juara Liga 1.

Sementara di musim 2023/2024, ia tampil sebanyak 29 kali dengan torehan 3 gol, menunjukkan dominasinya dalam duel udara dan keberhasilan dalam tekel.

PSM Makassar Tunjukkan Kelasnya, Yuran Fernandes Kubur Wakil Vietnam Lewat Gol Berkelas
PSM Makassar Tunjukkan Kelasnya, Yuran Fernandes Kubur Wakil Vietnam Lewat Gol Berkelas
Sumber :
  • ANTARA

 

Namun, musim 2024/2025 namanya justru lebih dikenal karena kontroversi di luar lapangan ketimbang kontribusi teknis.

Meskipun secara statistik ia termasuk salah satu bek asing terbaik dalam hal duel dan kontribusi gol, sikap dan komentarnya bisa menjadi akhir dari kariernya di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan Erick Thohir memberi pesan tegas: pemain asing yang merendahkan liga domestik tidak akan ditoleransi. Kini, masa depan Yuran di Liga 1 pun berada di ujung tanduk.

(dwi/sub)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT