Tegas! PSSI Siapkan Sanksi Denda hingga Pengurangan Poin bagi Klub yang Masih Tunggak Gaji Pemain
- tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir menegaskan bahwa federasi tidak akan mentolerir klub-klub yang masih menunggak gaji para pemainnya dengan menyiapkan sanksi tegas berupa pengurangan poin.
“Kita mengecam klub-klub yang tidak membayar gaji," ujar Erick saat ditemui di FIFA Arena Ciputat, Tangerang Selatan, Banten
"Kita sudah duduk bersama liga dan sepakat soal ini. Selain denda, tahun depan akan ada pengurangan poin,” lanjut Erick Thohir.
- PSSI
Pernyataan ini memperkuat komitmen PSSI dan operator PT Liga Indonesia Baru (LIB) dalam menegakkan sistem club licensing yang lebih profesional.
Selain itu langkah ini tentunya juga diambil untuk melindungi hak-hak para pemain.
Erick menyebut langkah ini sebagai bentuk investasi jangka panjang dalam membangun industri sepak bola yang sehat dan berkelanjutan.
“LIB berdiri cukup independen, kita tidak bisa intervensi, tapi kita terus dorong agar regulasi ditegakkan. Jangan ada klub yang masih semena-mena terhadap pemain,” tambahnya.
Isu tunggakan gaji memang bukan hal baru di sepak bola Indonesia, bahkan kerap mencuat menjelang akhir musim.
Dengan ancaman sanksi baru ini, PSSI berharap klub lebih disiplin secara finansial dan profesional dalam pengelolaan tim.
Salah satu contoh terkini dialami tiga pemain PSIS Semarang, yakni Evandro Brandao, Roger Bonet, dan Vitinho.
Ketiga pemain tadi mengeluhkan soal tunggakan gaji melalui akun Instagram resmi mereka.
Keluhan para pemain PSIS itu kini mendapat perhatian serius dari Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (APPI).
Melalui Andritany Ardhiyasa yang menjabat sebagai ketua, APPI berjanji akan memberikan bantuan maksimal kepada pemain-pemain yang mengalami masalah tunggakan gaji.
(ant/aes)
Load more