News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Legenda Persija Ungkap Penyesalan Terbesar tentang Persib Bandung: Dalam Seumur Hidup Saya...

Di balik rivalitas abadi Persib Bandung dan Persija Jakarta, ada Ismed Sofyan yang mengungkapkan pernyataan tak terduga soal Maung Bandung, apakah itu?
Minggu, 27 April 2025 - 23:51 WIB
Ismed Sofyan, legenda Persija Jakarta.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Risky Andrianto

tvOnenews.com - Di balik rivalitas abadi Persib Bandung dan Persija Jakarta, ada Ismed Sofyan yang mengungkapkan pernyataan tak terduga soal Maung Bandung, apakah itu?

Ismed Sofyan merupakan bek legenda Persija Jakarta, kelahiran Aceh Tamiang pada 28 Agustus 1979.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nama Ismed Sofyan tak bisa dilepaskan dari Persija Jakarta, saking loyalnya dia sudah membela tim Macan Kemayoran itu selama 21 tahun.

Namun diam-diam ia memberikan pengakuan mengejutkan tentang tim rival, Persib Bandung.

Pesepak bola Ismed Sofyan (kanan) menyapa pendukung Persija Jakarta The Jak Mania
Pesepak bola Ismed Sofyan (kanan) menyapa pendukung Persija Jakarta The Jak Mania
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/tom

 

Sejak kecil, Ismed Sofyan sudah memiliki kecintaan yang besar terhadap sepak bola.

Demi mengembangkan bakatnya untuk terjun sepak bola profesional, ia bergabung dengan sekolah sepak bola di Diklat Ragunan, Jakarta.

Ia teermasuk pemain versatile dan berposisi sebagai bek kanan. Namun, bisa juga bermain di posisi lain seperti bek sayap kiri dan gelandang tengah.

Ia melakoni kariernya di Persiraja pada tahun 1999 hingga dilirik oleh Sriwijaya FC, di mana menjadi masa indahnya sebelum akhirnya berseragam Persija Jakarta.

Pemain dengan nomor punggung 14 ini dikenal memiliki tendangan bebas yang akurat serta umpan silang yang tepat sasaran. 

Berkat gaya bermainnya yang agresif dan cerdas, ia mendapat julukan "Sergio Ramos Indonesia", karena mirip dengan bek legenda Spanyol dan Real Madrid tersebut.

Karier profesional Ismed dimulai dengan bergabung di PSBL Langsa, Aceh. Setelah itu, ia pindah ke Persiraja Banda Aceh. 

Satu musim di Persiraja, ia melanjutkan perjalanan kariernya di Jakarta dengan bergabung dengan Persijatim Jakarta. 

Tak lama kemudian, Persija Jakarta, tim sepak bola ibu kota, tertarik untuk merekrutnya pada tahun 2003.

Di usia mudanya, Ismed Sofyan dikenal sebagai pemain yang mudah tersulut emosinya di lapangan.  

Namun, setelah ditunjuk sebagai kapten Persija, ia semakin menunjukkan kedewasaannya dan kini menjadi contoh bagi pemain muda lainnya.

Ismed juga dikenal sebagai pemain yang loyal terhadap klub. Ia memperkuat Persija sejak 2003, bertahan 20 tahun hingga 2023.  

Sepanjang kariernya itu ia juga beberapa kali dipercaya untuk membela Timnas Indonesia. 

Ismed Sofyan akhirnya resmi pensiun sebagai pesepak bola profesional setelah sempat bermain selama satu musim di FC Bekasi pada 2024. 

“25 tahun saya berkarier sebagai pesepak bola profesional, 3 Februari lalu saya memutuskan untuk menggantung sepatu. Tujuan saya Alhamdulillah tercapai, saya ingin pensiun sebagai pemain," tulis Ismed Sofyan dalam akun Instagram @ismedsofyan14.

Penyesalan Ismed Sofyan selama jadi Pemain Persija Jakarta

Meski dinilai loyal dengan Persija Jakarta, rupanya Ismed Sofyan menyimpan penyesalan yang baru terungkap setelah ia pensiun.

“Iya, salah satu penyesalan gua, gua enggak pernah main di Persib Bandung,” kata Ismed dikutip dari kanal Youtube See Media, Kamis (6/3/2025).

Lalu saat ditanya mana pertandingan terberat yang pernah ia alami saat menjadi pemain, Sofyan lagi-lagi menyebut Persib. 

“Pertandingan paling berat yang pernah dialami bersama Persib Bandung 2018. Beratnya itu sebelum pertandingan, kami sudah naik Barakuda,” ungkapnya.

Sesampainya di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) penonton di sana ternyata membludak. 

“Itu pertandingan ditunda mungkin setengah jam karena akses masuk stadion nggak bisa karena bus dari suporter tuan rumah sudah malang di tengah jalan,” kenang Ismed.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akhirnya para pemain Persija masuk stadion butuh mental yang kuat, dengan tensi yang tinggi di pertandingan tersebut. 

“Walaupun akhirnya kami kalah 3-2,” tutupnya. (amr/ind)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT