News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Meninggal, Bejo Sugiantoro Pernah Berikan Wejangan Buat Kakak Pilar Timnas Indonesia: Main Bola Itu Harus...

Wejangan mendiang Bejo Sugiantoro sebelum meninggal yang jadi pengingat bintang Persebaya, Oktafianus Fernando dalam menjalani kareir di lapangan hijau.
Rabu, 26 Februari 2025 - 17:41 WIB
Pemain Persebaya, Oktafianus Fernando saat Latihan
Sumber :
  • instagram.com/officialpersebaya

Jakarta, tvOnenews.com - Wejangan mendiang Bejo Sugiantoro sebelum meninggal yang jadi pengingat bintang Persebaya, Oktafianus Fernando dalam menjalani kareir di lapangan hijau.

Legenda Persebaya sekaligus mantan pemain Timnas Indonesia, Bejo Sugiantoro menghembuskan nafas terakhir pada Selasa, 25 Februari 2025 sore WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan informasi yang dihimpun tvOnenews.com, Coach Bejo -sapaan akrabnya- mengalami gangguan jantung saat melatih Deltras Sidoarjo, tim Liga 2 di lapangan Sier  Sidoarjo.

Namun, nyawa sang pemilik 48 caps Timnas Indonesia itu tak tertolong. Bejo tutup usia di ruang ICU Rumah sakit royal Surabaya.

Kepergian Bejo Sugiantoro pun menghadirkan duka mendalam bagi seluruh rekan maupun mantan anak asuhnya.

Salah satunya adalah Oktafianus Fernando yang merasa sangat terpukul dengan kabar meninggalnya almarhum.

"Kita terpukul sekali lah karena kan kita akhirnya mau ingat kembali siapa Bejo di sini. pernah bekerjasama juga jadi yang sangat kehilangan," ucap Oktafianus Fernando dalam keterangan yang diterima.

Sebagai pelatih, sosok almarhum Bejo Sugiantoro dikenal sebagai pribadi yang disiplin dan kerap memberikan motivasi serta masukan buat para pemain muda.

Bahkan menurut penuturan Oktafianus Fernando, almarhum Bejo Sugiantoro pernah memberikan pesan kepada dirinya dan para pesepak bola muda agar bisa terus berkembang di level profesional.

Kakak Marselino Ferdinan itu bercerita, jika Bejo Sugiantoro berpesan agar para pemain muda termasuk Oktafianus sendiri untuk menjaga kedisiplinan serta rasa tanggung jawab.

"Yang pasti soal kedisiplinan, bermain bola dengan tanggung jawab dan enjoy. Dan dia beberapa kali jadi caretaker persebaya dan saya ada di sana saat itu, secara pendekatan ke pemain sangat okelah," jelasnya.

Saat ini, jenazah Bejo Sugiantoro telah dimakamkan di TPU Geluran, Kecamatan Taman, Sidoarjo pada Rabu pagi (26/02/2025) WIB.  

Prosesi pemakaman mantan pemain dan pelatih sepak bola ini berlangsung dengan khusyuk. 

Diiringi dengan isak tangis kalimat Tauhid terus berkumandang mulai dari rumah duka ke Masjid Nurul Janah di kompleks perumahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selesai dishalati, jenazah Bejo Sugiantoro langsung dibawa ke TPU diiringi ratusan peziarah.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT