News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PSIS Semarang Pilih Tanpa Penonton di Laga Kandang, Bek Kiri Persib Akui Jadi Keuntungan

Sebelum menghadapi Persib Minggu (9/2/2025), PSIS Semarang memilih untuk menggelar laga tanpa penonton ketika menjamu Dewa United, di Stadion Jatidiri, Senin (3/2/2025) kemarin. 
Kamis, 6 Februari 2025 - 13:21 WIB
PSIS Semarang Pilih Tanpa Penonton di Laga Kandang, Bek Kiri Persib Akui Jadi Keuntungan
Sumber :
  • Persib

Jakarta, tvOnenews.com - Bek kiri Persib Bandung, Zalnando mengakui adanya keuntungan dari keputusan PSIS Semarang untuk memilih menggelar laga kandang tanpa penonton.

Sebelum menghadapi Persib Minggu (9/2/2025), PSIS Semarang memilih untuk menggelar laga tanpa penonton ketika menjamu Dewa United, di Stadion Jatidiri, Senin (3/2/2025) kemarin. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Efisiensi hingga Rp180 juta dinilai menjadi alasan kenapa manajemen PSIS Semarang memilih untuk menggelar pertandingan tanpa penonton. 

tvonenews

Zalnando yang sempat dipinjamkan ke PSIS pada putaran pertama lalu mengakui kondisi ini bis menjadi keuntungan bagi Persib. 

"Ya kalau itu kan, kalau di keuntungan sebagai tim Persib kan balik lagi ya, tidak mengharapkan dari sisi keuntungan eksternal," kata Zalnando. 

Zalnando mengakui lebih memilih untuk mengabaikan keuntungan tersebut mengingat Persib harus mengandalkan pemain sendiri alih-alih memanfaatkan kekurangan itu.

"Tetap kita dari Persibnya, dari pemain sendiri ya mengandalkan dari internal sendiri," kata Zalnando. 

Hal ini karena Persib Bandung yang menargetkan back to back champions harus benar-benar mengutamakan performa di lapangan, bukan faktor eksternal dari lawan. 

"Karena kita target juara ya kita tidak bisa bergantung dari situasi tim lawan, dan lain-lain ya bukan jadi faktor utama, tetap faktor utamanya dari hasil latihan dan performa di dalam lapangan, internal," kata Zalnando. 

Di sisi lain, Zalnando memastikan tidak memanfaatkan keuntungan yang ada di dalam dirinya sebagai mantan pemain PSIS Semarang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, tanpa harus memaparkan kekuatan PSIS, tim pelatih sudah lebih dahulu menganalisis kemampuan lawan.

"Ya kalo itu kan dari tim pelatih juga sudah analisis sendiri ya, Sebenernya tanpa di ada bocoran-bocoran juga tim pelatih juga udah analisis pertandingan, bikin video juga. Udah liat video-video pertandingannya PSIS, jadi gak ada bocoran sih," katanya. (hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT