News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemain Berlabel Timnas Indonesia Ungkap Penyebab PSIS Semarang Tumbang dari Arema FC di Liga 1: Padahal Sempat Unggul, tapi...

Kapten PSIS Semarang, Septian David Maulana mengungkapian penyebab PSIS Semarang tumbang dari Arema FC di Liga 1 2024/2025.
Jumat, 27 September 2024 - 15:39 WIB
Septian David Maulana
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenews.com – Kapten PSIS Semarang, Septian David Maulana mengungkapian penyebab PSIS Semarang tumbang dari Arema FC di Liga 1 2024/2025.

Gelandang serang berlabel Timnas Indonesia dengan 10 caps itu mengaku tak mampu menutupi kekecewaannya usai PSIS Semarang kalah 1-2 dari Arema FC.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, Laskar Mahesa Jenar sempat unggul 1-0 atas Singo Edan dalam laga pekan ketujuh Liga 1 2024/2025 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Kamis (26/9) itu.

tvonenews

PSIS Semarang sempat memimpin lewat gol Tri Setiawan di menit ke-51, namun kemenangan yang sudah di depan mata kemudian buyar.

Hal itu disebabkan karena pemain Arema FC, Dalberto mampu menjebol gawang PSIS sebanyak dua kali menit ke-89 dan 90+6. 

Pemain PSIS Semarang, Septian David Maulana
Pemain PSIS Semarang, Septian David Maulana
Sumber :
  • PSIS

 

“Sebenarnya laga lawan Arema FC adalah pertandingan yang bagus. Kita sempat unggul 1-0. Kita bermain tidak jelek," kata Septian David Maulana, dikutip dari laman resmi PT LIB.

Lebih lanjut, dia mengatakan penyebab Laskar Mahesa Jenar harus 'dicomeback' oleh Arema FC gara-gara rekan setimnya kehilangan konsentrasi.

"Tapi kita kehilangan konsentrasi di menit-menit akhir laga,” kata mantan pemain Timnas Indonesia itu.

Sementara untuk kartu merah yang diterima Rian Ardiansyah di menit ke-67, Septian menyebut itu bukan menjadi penyebab utama PSIS akhirnya kembali kalah. 

“Kartu merah sebenarnya bukan merubah segalanya. Kalau kita menang pasti tidak ada masalah," jelas pemain berusia 28 tahun itu.

"Kita kurang konsentrasi. Menit-menit awal dan menit akhir pertandingan adalah momen yang rawan,” ucap Septian David lagi.

Ke depannya, pemain asli Semarang ini berharap PSIS Semarang dapat berbenah untuk hasil yang lebih baik lagi. 

“Laga-laga selanjutnya, kita harus berikan yang terbaik untuk hasil terbaik,” jelas Septian.

Sebagai informasi, kekalahan dari Arema FC menjadi yang keempat yang didapat PSIS di Liga 1 2024/25. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil ini juga menutup perjalanan PSIS di bulan September dengn tak memuaskan karena dari empat laga yang dijalani, hanya mencatat satu poin hasil dari sekali imbang dan tiga kali kalah.

Imbasnya, posisi PSIS di klasemen sementara juga merosot dimana posisi saat ini adalah di peringkat ke-13 dengan tujuh poin. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT