News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Bos Persija Akui Harga Pemain Lokal Liga Indonesia Tak Terkontrol

Gede Widiade yang memiliki cv mentereng mengurusi berbagai klub di Indonesia mengaku sudah mendengar isu adanya harga pemain lokal yang overpriced alias jauh di atas harga standar. 
Selasa, 25 Juni 2024 - 11:56 WIB
Eks Bos Persija Akui Harga Pemain Lokal Liga 1 Tak Terkontrol
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube

Jakarta, tvOnenews.com - Eks bos Persija Jakarta, Gede Widiade mengakui harga pemain lokal di Liga Indonesia tidak terkontrol. 

Gede Widiade yang memiliki cv mentereng mengurusi berbagai klub di Indonesia mengaku sudah mendengar isu adanya harga pemain lokal yang overpriced alias jauh di atas harga standar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan tak sedikit pemain yang harganya setinggi langit namun kualitas permainannya tidak lebih baik. 

tvonenews

Isu tersebut mencuat dengan keputusan Liga Indonesia Baru sebagai operator yang menambah jumlah kuota pemain asing di Liga 1 2024/2025. 

"Kalau dengan menambah kuota pemain berarti dari keinginan sponsor pasti akan tercukupi, karena kualitasnya agar lebih menarik," kata Gede Widiade dikutip dari kanal YouTube tvOne Digital, Selasa (25/6/2024).  

Dengan maksud pemain asing untuk meningkatkan kualitas Liga dan sponsor, justru isu gaji pemain lokal tidak terkontrol pun sampai pada telinga Gede Widiade. 

"Tapi kalau yang saya dengar sekarang itu gaji pemain lokal tidak terkontrol, tidak terkontrol sudah tidak rasional lagi sekarang sudah tidak rasional lagi," kata Gede Widiade. 

Sayangnya, harga tersebut tidak diikuti dengan kualitas pemain. Meski pada faktanya, banyak pemain berharga mahal yang memang punya kualitas yang bagus. 

"Mohon maaf ini kualitasnya, pun ya ada yang sangat bagus sekali ya so so seperti itu saja," kata Gede Widiade. 

Hal ini pun memaksa para pemilik klub untuk meminta pada LIB untuk mengubah kuota pemain asing. 

"Bahwa kepentingan sponsor dan owner punya kesinambungan, kontribusi sponsor pada TV bagus, kepentingan TV pada pengelola bagus, pengelola kepada klub bagus, ini kan ada kesinambungan," kata Gede Widiade. 

Gede Widiade tak menampik jika banyak pemain lokal yang justru memiliki harga di atas pemain asing. 

"Banyak, saya kan pelaku, kalau pemain asing terlalu tinggi juga tidak juga, kalau mereka ada main dengan oknum klub dengan agen saya tidak tahu ya," kata Gede Widiade. 

Gede Widiade mencontohkan bagaimana saat dia memegang klub Persija, dia akan memberikan gaji yang sesuai dengan standar. 

"Namun ketika dia memberikan prestasi, baru saya kasih bonus yang besar. Kalau performance jelek saya tidak keluarkan uang, kalau bagus ya saya kasih," kata Gede Widiade. 

Gede Widiade memang sudah tak memegang Persija lagi dan banyak berkecimpung di luar Liga 1 seperti saat memimpin Persiba Balikpapan. 

Hal ini membuatnya terkejut klub yang membakar uang demi membayar pemain dan pelatih dengan harga yang tak masuk akal. 

"Pemain Indonesia waktu jaman saya masih normal, kalau sekarang sudah gila-gilaan sekali, gaji pelatih dan pemain itu sudah gila-gilaan," kata Gede Widiade.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Gede Widiade mengingatkan bahwa ada kewajiban pemain asing untuk mentransfer ilmu pada pemain lokal guna meningkatkan kualitas liga. 

"Dari segi bisnis pemain asing punya nilai tambah, tapi yang paling penting pemain asing datang ke Indonesia untuk memberikan kontribusi berupa transfer ilmu dan transfer skill, jangan sampai pemain asing mengajari attitude yang tidak patut," kata Gede Widiade. (hfp)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT