News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Legenda Persib Bandung Ini Pertanyakan Keputusan Bojan Hodak Rombak Pemain

Legenda Persib Bandung, Yudi Guntara khawatir Maung Bandung gagal menembus empat besar Liga 1 2023/2024 setelah merombak pemain di bursa transfer putaran kedua.
Rabu, 10 Januari 2024 - 19:18 WIB
Stefano Beltrame
Sumber :
  • Media Persib

tvOnenews.com - Legenda Persib Bandung, Yudi Guntara khawatir Maung Bandung gagal menembus empat besar Liga 1 2023/2024 setelah merombak pemain di bursa transfer putaran kedua.

Persib Bandung resmi melepas Frets Butuan, Levy Madinda, I Putu Gede, dan Daisuke Sato. Sementara pemain yang resmi didatangkan untuk menggantikannya adalah Kevin Ray Mendoza, Henhen Herdiana, dan Stefano Beltrame.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Yudi, performa Persib Bandung sebenarnya sudah sangat baik ketika Bojan Hodak didatangkan untuk menggantikan Luis Milla yang mengundurkan diri di awal musim.

Bahkan, Bojan sukses mengangkat posisi Persib di klasemen sementara Liga 1 dari tim papan bawah ke papan tas. Saat ini, Persib berada di peringkat ketiga dengan koleksi 40 poin dari 23 laga.

tvonenews

"Saya sebenarnya sudah menaruh harapan kepada Persib masuk ke-4 besar saat Bojan Hodak datang ke Bandung, untuk membangun kekompakan tim pada saat ditinggalkan Luis Milla dan tim terseok seok terutama kekompakan tim," kata Yudi kepada awak media.

"Datangnya Bojan Hodak saya melihat tim ini jadi tim tangguh, tidak khawatir lagi. Masalahnya juga cuman sedikit, tinggal taktikal dan pergantian pemain, itu berhasil kemarin," tambahnya.

Akan tetapi, perombakan yang dilakukan Bojan di pertengahan musim membuatnya cukup khawatir. Pasalnya, pemain yang didatangkan perlu adaptasi lagi dengan strategi tim.

"Tetapi saya khawatir dengan pergantian 4 pemain ini, saya khawatir adaptasi lagi. Sedangkan putaran kedua sudah bukan adaptasi lagi kalau menurut saya, tetapi sudah mempertahankan tim tangguh," terangnya.


Bojan Hodak. Foto: Persib.

"Mudah-mudahan harapan saya kepada Bojan Hodak bisa dalam waktu singkat, pemain pemain baru ini bisa beradaptasi lagi demi membangun kekompakan tim," lanjut Yudi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejauh ini, para pemain yang didatangkan belum mampu memberikan dampak signifikan bagi Persib. Bahkan, Marc Klok dan kawan-kawan tak pernah menang dalam tiga laga terakhir.

"Saya juga punya kekhawatiran juga, akankah Persib bisa masuk ke 4 besar apa tidak dengan kondisi seperti ini. Contohnya yang saya takutkan lawan Persik kediri, di Kediri kita menang, tetapi di GBLA Persib bisa kalah 2-0. Itu yang jadi kekhawatiran besar saya, ada apa di Persib," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
background

Pekan ke-20

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT