News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Liga 2 PSMS Medan Vs PSPS Riau Ricuh, Suporter Rusak Stadion

Tampak inventaris stadion yang berada di dalam lapangan porak poranda, suporter PSMS Medan meluapkan amarahnya lantaran PSMS Medan dirasa gagal melewati laga krusial untuk masuk ke babak 12 besar.
Minggu, 10 Desember 2023 - 09:55 WIB
Suporter masuk dan rusak stadion.
Sumber :
  • Ahmad Sukri

Deli Serdang, tvOnenews.com - Pertanding laga krusial PSMS Medan melawan PSPS Riau berakhir ricuh, hasil imbang yang dilakoni kedua klub menjadi pemicu kerusuhan suporter, di Stadion Baharoeddin Siregar Siregar, Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sabtu (9/12/2023) sore.

Tampak inventaris stadion yang berada di dalam lapangan porak poranda, suporter PSMS Medan meluapkan amarahnya lantaran PSMS Medan dirasa gagal melewati laga krusial untuk masuk ke babak 12 besar. Karena sebelum seri lawan PSPS, tim PSMS kalah 1-2 lawan Semen Padang, pekan lalu. Ini berarti pada dua laga di hadapan pendukungnya, Rachmad Hidayat dkk hanya mendulang satu poin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Imbasnya, langkah PSMS untuk merengkuh tiket ke babak 12 besar Liga 2 tertunda dan makin rawan. Padahal, jika menang lawan PSPS hari ini, tiket itu sudah di tangan. Kini, PSMS masih berada di peringkat ketiga dengan 16 poin, dan penetuan masuk ke Liga 2 di laga terakhir melawan Sriwijaya FC pekan depan.

Mulai dari gawang, bench pemain dan pelatih, papan billboard di pinggir lapangan, hingga tribun penonton tak luput dari amukan suporter PSMS Medan.

Suporter PSMS melampiaskan kekecewaan atas hasil imbang 0-0 tim berjuluk Ayam Kinantan itu. Begitu wasit Ridwan Pahala meniup tanda laga berhenti, suporter PSMS masuk ke lapangan secara membabi buta.

Permainan tim kesayangan anak Medan ni dianggap tidak memuaskan, mulai dari peluang yang banyak terbuang percuma hingga salah passing. Sejak babak pertama, striker Jose Valencia berkali-kali mendapat peluang emas, namun tak berbuah gol.

Pada menit ke-25 misalnya, Jose yang sudah berhadapan dengan kiper PSPS, gagal melesatkan tandukan kepalanya yang malah mendarat di tangan kiper.

Begitu juga pada menit ke-44, Jose mendapat peluang dari serangan balik, namun tendangannya masih lemah hingga lagi-lagi mampu ditangkap Ismail Hanafi, kiper PSPS. Begitu juga di babak kedua, Jose Valencia dan Ikhsan Chan yang berpeluang mencetak gol, tetap gagal.

Penonton yang mulai emosi, meminta dan berteriak ke Pelatih PSMS, Miftahuddin Mukson untuk memasukkan Nico Malau yang dikenal sebagai super sub, yang kerap berhasil menyelamatkan tim.

Namun, hingga injury time, pemain asal Sumut itu tak juga dimasukkan. Mukson memasukkan pemain lain dan hingga laga usai, skor 0-0 tetap bertahan.

"Mukson anj*ng", berkali-kali diucapkan ke pelatih tersebut. Bahkan botol air mineral dilemparkan ke arahnya begitu masuk ke lorong ruang ganti.

Pertandingan ini sejatinya sejak awal sudah penuh drama. Pasalnya, pihak PSPS Riau sempat menolak masuk ke lapangan saat waktunya kick off. Padahal skuat PSMS sudah masuk ke lapangan, namun tim tamu enggan menyusul.

Hal tersebut buntut dari penunjukan wasit Ridwan Pahala. Dalam surat protes yang dilayangkan PSPS, disebutkan wasit itu masih dalam masa hukuman Komisi Disiplin.

"Dengan surat ini kami klub PSPS Riau keberatan dengan ditunjuknya Ridwan Pahala (wasit tengah) yang sama-sama kita ketahui sedang mendapat sanksi pembinaan perangkat pertandingan selama dua pekan," papar Manajer PSPS Edward Riansyah dalam surat yang beredar, yang ditujukannya ke Komdis PSSI, tertanggal 9 Desember 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Edward memohon untuk dilakukan evaluasi dan saudara Ridwan Pahala diganti oleh wasit/perangkat pertandingan lainnya.

Laga PSMS vs PSPS sendiri akhirnya digelar setelah 30 menit terlambat lewat berbagai komunikasi. Dan setelah 2 x 45 menit pertandingan berakhir 0-0. (asr/nof)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
background

Pekan ke-20

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT