News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sempat Ikut Latihan, Ternyata Ini Alasan Shahar Ginanjar Tak Jadi Bela Persib

Saat itu sosok Shahar Ginanjar yang berstatus tanpa klub bergabung dalam pemusatan latihan Persib di Yogyakarta. 
Selasa, 5 Desember 2023 - 21:33 WIB
Shahar Ginanjar sempat bergabung dalam latihan Persib
Sumber :
  • Instagram - Shahar Ginanjar

tvOnenews.com - Pemain Kalteng Putera, Shahar Ginanjar akhirnya buka suara atas gagal bergabungnya kembali ke Persib Bandung pada awal musim 2023/2024 lalu. 

Saat itu sosok Shahar Ginanjar yang berstatus tanpa klub bergabung dalam pemusatan latihan Persib di Yogyakarta. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sempat beberapa kali ikut latihan, Shahar Ginanjar gagal kembali bergabung dengan Persib. Dikutip dari YouTube Sport77 Official, Selasa (5/12/2023) Shahar akhirnya bercerita tentang gagalnya kembali ke Persib. 

tvonenews

"Itu panjang sebenarnya ceritanya, kalau mau saya buka ceritanya. Intinya gini, pelatih kiper (Luizinho Passos) mau saya kesana, karena pelatih kiper sudah izin sama Luis Milla," kata Shahar. 

Persib yang saat itu dipimpin oleh Luis Milla akhirnya mengizinkan untuk Shahar Ginanjar bergabung untuk latihan dengan tim. 

"Akhirnya kata Luis Milla dateng dulu saja, tapi di sisi lain waktu itu saya udah negosiasi harga dan sudah deal, akhirnya saya terbang ke Yogyakarta untuk latihan," kata Shahar. 

Shahar pun melakukan reuni kecil dalam latihan singkatnya bersama Persib. Sampai akhirnya dia dipanggil dan dikabari bahwa dia gagal dikontrak oleh Persib. 

"Alasannya tidak tahu, alasannya Luis Milla tidak mau tambah kiper, padahal waktu itu pelatih kiper bilang kalau tambah kiper gimana, tapi tiba tiba tidak jadi," kenang mantan pelatih Persija ini. 

"Sebenarnya tidak jadi masalah soal harga, yang penting saya bisa balik ke Persib, bisa support tim, pulang juga tidak jauh Jakarta-Bandung," kata Shahar. 

Shahar mengakui ingin kembali ke Persib untuk mengenang kembali ketika dia membantu Maung Bandung juara pada 2014 lalu.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau spesial moment di Bandung, saat kita juara, kebersamaan muncul, juga Pak Umuh orangnya menganggap kita itu anak-anaknya jadi pemain itu tidak mau bubar," kata Shahar. 

"Jadi kita merasa pemain itu dibutuhkan, dihargain jadi pemain yang enggan, bukan yang habis kontrak lalu tendang, di jaman saya di Persib tidak gitu," kata Shahar. (hfp)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
background

Pekan ke-20

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT